Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendarat Darurat, Penumpang Sriwijaya Air Panik

Deddy Pranata , Jurnalis-Minggu, 25 Desember 2011 |04:02 WIB
Mendarat Darurat, Penumpang Sriwijaya Air Panik
Pesawat Sriwijaya Air
A
A
A

PALEMBANG - Pendaratan darurat Pesawat Sriwijaya Air jurusan Pekanbaru menuju Jakarta di bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang membuat seluruh penumpang panik.

Salah satu penumpang, Yogi Pramana mengatakan suasana kepanikan luar biasa terlihat di dalam badan pesawat saat ban pesawat menyentuh landasan. Semua penumpang berdoa, menangis bahkan ada yang berteriak ketakutan.

"Saat ban menyentuh landasan, laju pesawat malah semakin cepat. Gesekan antara ban dan landasan mengeluarkan asap dan bunyi yang membuat panik seluruh penumpang. Kami takut kejadian di Yogyakarta beberapa tahun yang lalu terulang saat pesawat kembali terbang saat melakukan pendaratan," kata Yogi ditemui okezone di ruang tunggu bandara, Sabtu (24/12/2011).

Sebelum melakukan pendaratan darurat, tambah Yogi, pilot sempat mengumumkan bahwa ada kerusakan pada pesawat dan harus mendarat darurat di bandara SMB II Palembang.

"Seharusnya pesawat dijadwalkan pukul 19.30 WIB sudah mendarat di Jakarta, namun karena ada kerusakan jadi harus mendarat darurat di Palembang. Setelah diumumkan pilot, pesawat lama berputar-putar sebelum akhirnya mendarat," urainya.

Seperti diketahui, sekitar pukul 20.14 WIB, pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 041 jenis boeing 723-200 mengalami kerusakan sistem hidrolik dan harus melakukan pendaratan darurat di bandara SMB II. Semua penumpang dan kru pesawat dinyatakan selamat. (tri)

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement