JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka peluang mengusung calon presiden dari eksternal partai. Saat ini, PKS tengah mencermati sejumlah tokoh nasional yang dianggap berpotensi mengisi kursi RI 1 tahun 2014.
"Secara resmi kita ditugaskan pimpinan partai melakukan pola rekruitmen tokoh nasional, tidak spesifik soal presiden, bukan hanya Pilpres, tetapi untuk DPR kabupaten kota kita perlukan penjaringan penyaringan secara resmi," ujar Ketua Fraksi PKS di DPR, Mustafa Kamal dalam jumpa pers Refleksi Akhir Tahun Fraksi PKS di FX Plaza, Jakarta, Rabu (28/12/2011).
Menurut Mustafa, PKS tidak akan memaksakan mengajukan kader internal untuk diusung dalam Pilpres 2014. Namun PKS tetap akan menyertakan standar ketat bagi calon tersebut.
"Kita agak berbeda dari parpol lain, nama capres yang dimunculkan untuk mengungkit (popularitas) partainya. Kita tidak bisa memakai pola itu, kita tetap memproses munculnya tokoh-tokoh kepemimpinan nasional," terang Mustafa.
Calon tersebut, lanjut Mustafa harus memiliki kesamaan visi dan konsep pemerintahan dengan PKS. "Kita krisis kepemimpinan, kita butuh penyegaran. Bisa saja tokoh lama dengan komitmen baru, bisa saja muncul tokoh baru, sesuai dengan visi misi, tidak tertutup kemungkinan ada tokoh-tokoh baru yang Tawadu kita harus temukan," jelasnya.
Nantinya pembahasan fokus partai ke depan termasuk persiapan Pemilu Legislatif dan Pilpres akan dibahas dalam rapat Mukernas yang digelar Februari 2012 di Medan. "Majelis Syuro akan melakukan pertimbangan paling legitimate sampai tahun 2014," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.