BANDUNG - Kementerian Agama (Kemenag) berharap Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) bisa disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Januari hingga Februari 2012. Hal tersebut agar memudahkan Kemenag dalam melakukan penyewaan pemondokan dan biaya katering per orangnya.
Demikian disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Slamet Rianto, Rabu (28/12/2011) malam.
"Agar kita tahu komponennya berapa. Karena dalam menyewa pemondokan dan katering sulitnya bukan main tanpa mengetahui komponennya berapa," kata Slamet.
Slamet menjelaskan dalam menyewa pemondokan pihaknya harus menghadapi persaingan dari negara lain dan terus naiknya harga sewa pemondokan setiap tahunnya. Belum lagi, lanjutnya, pada tahun 2012 nanti sebanyak 1700 pemondokan akan digusur karena adanya proyek Makkah outer ring road di sekitar Masjidil Haram.
Dia berharap setelah laporan keuangan dituntaskan dan dibahas di DPR yaitu dua bulan setelah pelaksanaan haji, DPR bisa segera membahas mengenai BPIH agar panitia tidak kesulitan mencari pemondokan jamaah haji.
Slamet berharap lokasi pemondokan tidak terulang kembali seperti tahun 2008 yang sangat jauh dari Masjidil Haram seperti di Kholidiyah dan Al Shaffiyah.
"Nangis kita saat itu. Kita tetap akan berusaha mempertahankan lokasi pemondokan seperti tahun ini, bahkan lebih dekat ketimbang tahun ini," pungkasnya. (sus)
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.