Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PAN: Seskab Dipo Alam Jangan Jadi Centeng SBY

Ferdinan , Jurnalis-Jum'at, 30 Desember 2011 |12:34 WIB
PAN: Seskab Dipo Alam Jangan Jadi Centeng SBY
Dipo Alam (Foto: z4lf4.wordpress.com)
A
A
A

JAKARTA - Pernyataan bernada ancaman yang dilontarkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam mengenai kinerja menteri, mendapat kecaman dari Partai Amanat Nasional (PAN).

"Pak Dipo Alam itu janganlah bersikap seperti centeng kekuasaan. Jangan over dosis," kata Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Jumat(30/12/2011).

Menurut Viva posisi Dipo Alam di kabinet, setara dengan para menteri. "Lebih baik Pak Dipo mengurus tanggungjawabnya sebagai menteri, apakah sudah sesuai dengan tugasnya dan dapat meningkatkan kinerjanya dengan baik atau belum," ujarnya.

Dia meminta Dipo fokus pada kinerjanya untuk mengelola internal kabinet bukan memberi penilaian atas kinerja menteri.

"Soal kinerja menteri dan seluruh lembaga negara sudah ada lembaga yang menilai, UKP4 yang dipimpin pak Kuntoro. Tanpa pak Dipo melapor ke presiden pun, presiden juga sudah tahu betul pencapaian kinerja masing-masing menteri," sambungnya.

Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR ini menduga pernyataan Dipo mengenai kinerja menteri, hanyalah upaya mengambil hati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Terkesan mencari muka kepada presiden. Justru dengan statement Pak Dipo yang kurang tepat dan tidak patut itu sebaiknya presiden mengevaluasi posisi Pak Dipo di kabinet," tegasnya.

Kemarin Dipo Alam menggelar jumpa pers secara khusus menyikapi kinerja menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Dia mengkritik sikap sejumlah menteri yang dinilai tidak bertanggungjawab mengelola opini negatif terhadap pemerintahan.

"Jangan sampai (menteri) tidak mau meluruskan berita-berita yang kurang tepat dari pada informasi. Itu artinya mau jadi menteri, tapi tidak mau bertanggung jawab," kata Dipo.

Dia bahkan sesumbar Presiden SBY akan kembali melakukan perombakan kabinet bila capaian kinerja para menteri tidak maksimal. "Saya meminotor terus menteri-menteri yang harusnya dia berbicara, tapi diam saja di dalam tanggung jawabnya dia. Saya memonitor dan saya laporkan kepada Presiden," ujarnya lantang.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement