Tewaskan 4 Orang, Ledakan Petasan Jadi Kasus Terbesar di Demak

|

Ilustrasi

Tewaskan 4 Orang, Ledakan Petasan Jadi Kasus Terbesar di Demak
DEMAK- Ledakan bahan petasan yang menewaskan empat orang dan tiga rumah hancur di desa Bulusari kecamatan Sayung menjadi kasus terbesar di wilayah hukum Polres Demak sepanjang tahun 2011.

Peristiwa yang terjadi pada akhir Oktober tersebut, juga menyedot perhatian khalayak luas serta jajaran pejabat Polda Jateng.

Selain itu, polisi juga tak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dalam waktu sepekan tiga tersangka berhasil tertangkap dan langusng dikandangkan.

Menurut Kasubbag Humas Polres Demak, AKP Sutomo selama tahun 2011 tercatat 558 kasus kriminal terjadi di wilayah hukum Polres Demak. Sekitar 60 persen berhasil terselasaikan. Hasil analisa dan evalusia selama setahun terakhir, penipuan menduduki peringkat pertama deretan kasus yang dilaporkan masyarakat, menyusul pada urutan kedua dan ketiga yakni kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian sepeda motor.

Sementara kasus kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Demak sebanyak 721 kasus atau naik sekira 300 persen daripada tahun 2010 lalu. Begitu pun kerugian material yang ditanggung korban, jika tahun sebelumnya hanya sebanyak Rp382 juta, tahun 2011 ini bertambah menjadi Rp442,750 juta.

Faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan menurut Sutomo, akibat human error. Sebab, kondisi jalan yang telah mulus membuat para pengendara terlena sehingga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Untuk menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas maupun kriminal di tahun 2012 mendatang, Polres Demak akan mengoptimalkan patroli, baik di jalan raya maupun jalan kabupaten dan komplek perumahan.
(crl)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ada Jakarta Marathon, Ini Jalan yang Harus Steril