JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo berharap, segala bentuk ketidakpastian hukum di Tanah Air bisa segera diakhiri di tahun 2012 ini.
“Harus ada keberanian bersama untuk menghentikan penyalahgunaan kekuasaan yang sangat membahayakan moral bangsa. Kita mengandalkan KPK untuk mengungkap indikasi penyalahgunaan kekuasaan yang menyebabkan terjadinya stagnasi proses hukum sejumlah kasus,” kata Bambang dalam keterangan persnya, Minggu (1/1/2012).
Bambang mencontohkan, masih berlarut-larutnya kasus dana talangan Bank Century yang kini prosesnya penuh ketidakpastian. Begitu juga kasus mafia pajak. Selain itu, kata Bambang, kecenderungan stagnasi proses hukum juga tampak pada penyederhanaan kasus hukum. Seperti adanya upaya mengeliminasi kasus Wisma Atlet dan Hambalang yang hanya mengorbankan Nazaruddin.
“Dalam kasus Century, ada sejumlah birokrat berkomplot menyalahgunakan wewenang mereka mencairkan dana negara Rp6,7 triliun atas nama stabilitas sektor keuangan negara,” ujanyar. Hal ini, menurut Bambang patut dicurigai. Terlebih, perubahan peraturan atau ketentuan bank sentral itu diduga dilatarbelakangi motif penyelamatan dana nasabah besar bernama BS senilai hampir Rp2 triliun dan ratusan miliar rupiah dana milik perusahaan BUMN, Yayasan BI serta dana BI dalam bentuk FPJP senilai Rp632 miliar di Bank Century.
“Kami mendesak semua institusi penegak hukum, khususnya KPK, untuk segera mendalami indikasi penyalahgunaan kekuasaan dan kewenangan untuk menstagnasikan proses hukum sejumlah kasus. Penyalahgunaan kekuasaan dan kewenangan itu dipraktikan bukan semata-mata untuk menyembunyikan dosa politik, tetapi juga menutupi sejumlah kasus tindak pidana korupsi,” pinta politikus Partai Golkar ini.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.