JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan afirmasi di empat daerah tertinggal yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Lombok Utara, Papua dan Maluku Utara.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, keempat daerah ini bagaikan saudara yang selalu kompak akan hal ketertinggalan. Oleh karena itu, pihaknya tahun ini akan memecah kekompakan itu dengan sejumlah program percepatan agar tidak semakin tertinggal dari daerah lain.
Mendikbud menyatakan, ketertinggalan lama sekolah SD di Papua mencapai 12 tahun dibelakang daerah lain. Dengan Angka Partisipasi Murni (APM)nya pada 2011 92 % sedangkan APM nasional sudah 95 %.
Sedangkan untuk SMP di Papua sudah tertinggal 15 tahun. “Kami akan adakan workshop di Papua, Papua Barat dan Maluku Utara pada minggu ketiga Januari ini,” katanya di gedung Kemendikbud.
Bahkan ketertinggalan tingkat SD di Papua Barat lebih parah lagi yakni mencapai 24 tahun. Dirinya menyatakan, percepatan itu akan diwujudkan dengan alokasi anggaran khusus dan juga anggaran rutin yang sudah diberikan seperti di NTT yang mencapai Rp237 miliar dan Lombok Utara Rp58 Miliar.
Kemendikbud juga akan membangun sekolah berasrama dan sekolah satu atap untuk mengejar ketertinggalan itu. “Dari situ pula kita bangun sekolah di kawasan 3 T (Terpencil, Terluar< Terdepan). Jika dilihat dari jumlah memang persentasenya kecil. Namun ini bukan masalah persentase namun masalah keadilan. Jadi walau persentase hanya 1 % namun tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Mantan menkominfo ini menyatakan, program percepatan ini memang tidak akan selesai dalam waktu dekat melainkan memerlukan waktu antara 5-10 tahun mendatang. Dirinya menyatakan, menjangkau mereka yang tidak terjangkau adalah filosofi dari pendidikan untuk semua. Dan tidak dapat disangkal apabila masih banyak masyarakat karena latar belakang geografis, sejarah atau budaya yang tidak dapat menikmati dunia pendidikan.
“Makanya kita jemput. Jangan disuruh jalan sendiri namun harus dinaikkan mobil dengan kecepatan lebih tinggi daripada yang sudah jalan didepan. Kalau kecepatannya masih sama maka akan tetap tertinggal. Intinya pada 2012 ini semua harus bisa sekolah. Sekolah dengan biaya semurah mungkin, berkualitas baik dan kalau lulus bisa cari kerja. Masa begitu saja tidak bisa,” tegasnya.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.