Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

22 Pendaftar Anggota KPU Ternyata Pengangguran

Tri Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2012 |17:09 WIB
22 Pendaftar Anggota KPU Ternyata Pengangguran
ist
A
A
A

JAKARTA - Proses pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berlangsung sejak 16 Desember lalu hingga 6 Januari mendatang.
 
Hingga 2 Januari kemarin, Tim Seleksi sudah menerima 137 orang pendaftar untuk calon anggota KPU dan 65 orang untuk calon anggota Bawaslu.
 
Pendaftar hadir dengan latar belakang yang bermacam-macam. Bahkan 22 pendaftar calon anggota KPU dan enam calon anggota Bawaslu adalah pengangguran.
 
"Saya juga lihat banyak job seeker, jadi orang yang memang mencari pekerjaan ikut mendaftar," kata anggota Tim Seleksi, Ramlan Surbakti, di kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (3/1/2012).
 
Namun, itu bukan jadi masalah jika memang memenuhi syarat administratif seperti yang telah ditentukan dalam UU nomor 15 tahun 2011 pasal 11. Pendaftar lainnya berasal dari berbagai kalangan. Sementara ini, pekerja swasta menjadi pendaftar terbanyak yakni 43 orang mendaftar calon anggota KPU dan 26 untuk calon anggota Bawaslu.
 
Sementara klasifikasi pendaftar dari partai politik belum ada. Dia akui Ramlan, ada satu peserta dari partai politik besar yang mendaftar namun sudah mengeluarkan diri. Bukti surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat jika yang bersangkutan sudah keluar dari ikatan kepartain terlampir.
 
"Karena sesuai Undang-Undang pendaftar mengundurkan diri dari jabatan politik, keanggotaan partai dan jabatan pemerintahan saat mendaftar," kata dia.
 

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement