TANGERANG- Ratusan warga Bencongan, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, memblokade wilayahnya yang akan digusur pemerintah kabupaten Tangerang. Warga juga menyiapkan bambu runcing untuk melawan bila pemerintah tetap melakukan penggusuran.
Warga sengaja melakukan aksi blokade, karena pihak pemerintah hendak menggusur rumah semi permanen dan lahan perkebunan yang telah dibangun warga sejak tahun 1980.
"Bila mau digusur, pemerintah jangan arogan. Pemerintah harus memberikan kebijaksanaan dengan memberikan ganti rugi atas bangunan dan lahan yang sudah kami dirikan berpuluh tahun lalu dan turun temurun jangan hanya main gusur," kata Ida, seorang warga, Rabu (4/1/2011).
Senada hal itu, Eci warga setempat yang telah 20 tahun tinggal di wilayah tersebut berharap agar pemerintah dapat bernegosiasi terlebih dahulu dengan masyarakat sebelum melakukan tindakan. "Hargai hak kami, pemerintah layaknya bernegosiasi dulu dan memberikan kompensasi ganti rugi yang layak," ujar Eci.
Sementara itu, kuasa hukum warga sangat menyayangkan rencana penggusuran yang akan dilakukan pemerintah, Kamis (5/2/2012) besok, karena dia yakin warga akan melakukan perlawanan.
"Kami khawatir bila eksekusi ini dilakukan akan menjadi tragedi seperti di Bima ataupun Mesuji. Maka kami minta pemerintah untuk dapat melakukan negosiasi dulu dengan warga," tutur Ricky.
Hingga saat ini suasana di wilayah Bencongan masih terasa tegang dan mencekam, warga juga masih berjaga-jaga dan mengantisipasi datangnya Satpol PP Kabupaten Tangerang yang akan menggusur mereka besok.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.