BBM Naik, Nigeria Hadapi Aksi Protes

|

Ilustrasi: Reuters

BBM Naik, Nigeria Hadapi Aksi Protes
LAGOS - Warga Nigeria mulai melakukan demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka menyulut kembang api dan melakukan aksi mogok yang mendorong pemerintah untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya kerusuhan.

Aksi protes terbesar berlangsung di Kota Lagos yang menjadi pusat perekonomian Nigeria. Kota ini memang memiliki populasi paling tinggi dan produsen minyak terbesar di Nigeria. Tetapi di saat bersamaan kelompok militan Boko Haram, juga kerap melakukan aksi penyerangannya di Lagos.

Sebanyak 300 warga melakukan aksi protesnya di kantor serikat pekerja di Lagos, sementara 1.000 warga lainnya berkumpul di pusat kota menentang pemerintah. Pelaku protes tampak pula membakar ban bekas, sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap pemerintah.

"Kami hanya ini suara kami didengar," ungkap Sekretaris Jenderal Kongres Serikat Pekerja Nigeria John Kolawole seperti dikutip AFP, Senin (9/1/2012).

Aksi menentang pemerintah terkait kenaikan harga bahan bakar sudah berlangsung sejak pekan lalu. Protes lalu bahkan dipenuhi aksi kekerasan yang menimbulkan puluhan warga tewas.

Polisi dituduh melakukan aksi represif dalam mengatasi protes. Namun mereka membantah tudingan tersebut, dan mengatakan bahwa korban tewas akibat amuk massa.

Protes menentang kenaikan harga ini tidak lepas dari keputusan pemerintah menghapus subsidi bahan bakar sejak 1 Januari lalu. Namun warga Nigeria menilai tindakan ini tidak adil, karena bagi mereka subsidi adalah keuntungan yang mereka dapatkan dari Pemerintah Nigeria yang korup.

Minggu 8 Januari kemarin, anggota legislator Nigeria pun berkumpul untuk menerapkan kembali subsidi tersebut. Tetapi hingga saat ini belum ada keputusan akhir yang dicapai. 
(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pawai Tahun Baru Islam, Siswa di Aceh Bawa 'Senjata'