PEKANBARU- Rumah salah seorang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, Riau, Makmur Hendrik, dilempari bom Molotov oleh orang tak dikenal. Diduga hal ini terkait memanasnya situasi politik Pemilukada setempat.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Makmur Hendrik yang berlokasi di Jalan Kandis No.13 Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, sekira pukul 04.30 WIB, Selasa (10/1/2012).
Informasi yang dihimpun ledakan Molotov ini mengenai salah satu kamar korban sehingga menyebabkan kobaran api.
Ledakan ini membuat seluruh penghuni rumah berhamburan keluar menyelamatkan diri. Warga membantu menjinakkan api.
Edy Sabli, rekan Makmur Hendrik, berharap pelaku pelemparan Molotov yang hingga kini belum diketahui identitasnya segera ditangkap.
"Kita minta polisi segera mencari tahu siapa pelaku pelemparan Molotov di rumah rekan kita itu," kata Edy anggota KPUD Riau.
Dia juga mengaku belum bisa memastikan apakah kasus ini berkaitan dengan keputusan KPU yang menggugurkan kemenangan pasangan Firdaus MT dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota. "Kita serahkan ke polisi untuk mengungkap kasusnya. Kita tidak mau menduga-duga," tandasnya.
Beberapa hari lalu rumah salah satu tim sukses kubu pasangan Septina dan Eizal Muluk bernama Muhamadun Royan ditembaki orang tidak dikenal. Pemilukada Pekanbaru memanas setelah KPU menggugurkan pemenang Pemilihan Suara Ulang (PSU) bernama Firdaus.
Jagoan dari Partai Demokrat ini dinyatakan gugur karena tidak mencantumkan istri kedunya sewaktu mendaftar.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.