JAKARTA - Korban tindak pelecehan seksual sebaiknya tidak disalahkan pada setiap pemberitaannya. Pasalnya, hal ini tentu akan berdampak negatif bagi korban yang telah menanggung penderitaan.
Anggota Dewan Pers, Uni Lubis, merujuk kontroversi pernyataan Gubernur DKI Fauzi Bowo terhadap penggunaan rok mini dan mengakibatkan kepada tindakan pelecehanan di angkutan umum. Saat itu, Fauzi menganggap perempuan pemakai rok mini menjadi penyebab tindak kejahatan pemerkosaan.
"Ucapan Gubernur Fauzi Bowo dianggap sebagai contoh gamblang dari budaya menyalahkan korban. Fauzi Bowo sudah meminta maaf atas komentarnya yang kontroversial itu dan berjanji melakukan pembenahan di angkutan umum untuk lebih melindungi penumpang," ujarnya dalam diskusi Etika Perlindungan Privasi Dalam Peliputan Kejahatan Seksual di kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Rabu (11/1/2012).
Selain itu, dia juga mengatakan soal privasi terhadap korban pelecehan seksual kerap dillanggar. Pasalnya, media kerap memberikan detail pelecehan tersebut sebagai unsur pemberitaan, baik mulai dari alamat rumah, alamat sekolah, ciri-ciri korban atau identitas lain yang melekat kepada korban.
"Soal privasi ini termasuk paling sering dilanggar oleh media dalam meliput korban asusila. Banyak yang menuliskan secara detail proses pelecehan seksual itu sendiri. Kalau yang televisi ada establish alamatnya, atau identitas lainnya. Mulai dari mewawancarai dengan mengorek detail mengenai peristiwa, yang berakibat membangkitkan ingatan akan kejahatan yang dialami si korban," ujarnya.
Uni mengatakan bagi korban pelecehan seksual yang diliput oleh media baik sebagai korban atau yang dituduh menjadi penyebab terjadinya pelecehan seksual, sama saja dengan membongkar aib masa lalunya, aspek pribadinya, dan merusak masa depan si korban.
"Mengapa media berasumsi bahwa detail kehidupan korban kejahatan pemerkosaan dan gaya hidupnya penting untuk disajikan ke publik?," tanyanya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.