tragedi sukhoi

Ibu & Anak Meninggal Berpelukan, Diduga Positif HIV/AIDS

Rabu, 11 Januari 2012 10:51 wib
Ilustrasi mayat (dalje.com)
Ilustrasi mayat (dalje.com)

SURABAYA - Ibu dan anak yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bepelukan di sebuah gubuk di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, kemarin, diduga mengidap HIV/AIDS sejak lama.

Sang anak, Amar alias Mamik (47) diketahui merupakan waria penderita HIV/AIDS. Penyakit itu kemudian ditularkan ke ibunya, Winarsih. Keduanya diduga meninggal dunia karena tidak mendapat perawatan medis.

Suwarji, tetangga korban, Rabu (11/1/2012), mengatakan Mamik, asal Lamongan, sudah lama sakit dan hanya terbaring di gubuk ibunya. Tubuhnya juga terlihat kurus kering saat meninggal.

Mamik dikenal para tetangga sebagai waria yang aktif. Dia diketahui mempunyai beberapa usaha, di antaranya menyewakan becak serta menjual makanan dan minuman di kawasan tersebut.

Korban juga dikenal sebagai jemaat aktif di sebuah rumah ibadah.

(Rahmat Ilyasan/Sindo TV/ton)

  • Syaiful W. Harahap » 0 Tanggapan
    Bgm waria itu menularkan HIV kepada ibunya? Apakah ada bukti klu waria itu menularkan HIV kepada ibunya?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • prasetyo jiwo » 0 Tanggapan
    perhatikan dengan temuan data/informasi dilapangan, dan data-data penunjang lainnya. kevalidasian data pada dunia jurnalistik merupakan harga mati. Jadi, tolong dicermati dan dikaji ulang atas tulisan diatas, agar pemahaman masyarakat atas tulisan yang disuguhkan benar-benar tercapai. . . Terimakasih.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.