Politikus PDIP Tak Keberatan Divonis 1,5 Tahun Penjara

Kamis, 12 Januari 2012 14:09 wib | Susi Fatimah - Okezone

Ilustrasi (Foto: Runi S/okezone) Ilustrasi (Foto: Runi S/okezone) JAKARTA - Terdakwa kasus korupsi pengadaan sapi dan mesin jahit di Departemen Sosial (Depsos) yang juga politikus Partai Demokrat, Amrun Daulay, belum menentukan langkah untuk mengajukan banding pascadivonis Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan hukuman 1,5 tahun penjara.
 
"Kami menyatakan pikir-pikir yang mulia," kata Amrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (12/1/2012).
 
Amrun mengaku ikhlas dengan vonis yang dijatuhkan kepadanya. "Saya ikhlas, kita orang beragama, kita berdoa terus dan ini keputusan Allah. Soal adil itu relatif," tuturnya.
 
Majelis Hakim menjatuhkan vonis satu tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntunt Umum. Menanggapi hal itu, JPU KPK Elly mengatakan masih akan mempertimbangkan apakah akan mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.
 
Amrun Daulay menjabat sebagai Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial di Depsos pada periode 2003 hingga 2006. Amrun terbukti bersalah karena telah melakukan penunjukan langsung terhadap pengadaan sapi impor dan mesin jahit. Amrun menerima sejumlah uang atas penunjukan langsung tersebut.
(lam)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »