Kapal Nyaris Tenggelam, ABK Malah Tolak Dievakuasi

|

Ilustrasi (Foto: Ist)

Kapal Nyaris Tenggelam, ABK Malah Tolak Dievakuasi

SEMARANG - Sebanyak tujuh belas anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Sejahtera Mandiri menolak dievakuasi oleh Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Semarang, Jawa Tengah. Padahal KM Sejahtera Mandiri yang mereka naiki sudah tidak aman.

Kepala Basarnas Semarang, Riyadi menjelaskan, KM Sejahtera Mandiri mengalami mati mesin dan kebocoran di lambung kapal. "Saat hendak dievakuasi air sudah masuk ke dalam kapal, kira-kira tingginya permukaan air di dalam kapal sekitar 1,5 meter, nyaris tenggelam," kata Riyadi, Rabu (11/1/2012).

Menurut Riyadi, KM Sejahtera Mandiri berada di sekitar 2 mil dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. "Saya sangat berharap ABK mau dievakuasi, tapi mereka menolak karena lebih memilih berada di kapal dan menjaga barang. Mereka minta untuk ditarik tapi kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menarik kapal," jelasnya.

Tinggi gelombang yang mencapai 3 meter membuat penarikan kapal naas itu urung dilakukan. Kondisi gelombang laut tinggi akan membahayakan KM Sejahtera Mandiri dan kapal penarik.

Basarnas malam tadi melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memutuskan tindakan selanjutnya terkait kejadian ini. Hari ini rencananya tim Basarnas kembali ke lokasi terdamparnya kapal naas tersebut.

(fer)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pangeran Samudra dan Asal Mula Nama Gunung Kemukus