tragedi sukhoi

Andi Arief: Gempa 8,9 SR Bakal Guncang Siberut

Rus Akbar - Okezone
Sabtu, 14 Januari 2012 16:40 wib
Korban gempa Mentawai (Foto: okezone)
Korban gempa Mentawai (Foto: okezone)

PADANG-Saat ini pemerintah masih memprioritaskan perhatiannya, soal kebencanaan alam terutama soal gempa dan tsunami di Pulau Siberut dan Selat Sunda.

Hal itu dikatakan oleh Andi Arief, Tim Khusus Presiden Bidang Sosialisasi dan Bencana.

"Setelah melakukan pembicaraan dengan pihak LIPI, BNPB, PMBV serta para ahli dibantu para perguruan tinggi, Siberut dan Selat Sunda merupakan prioritas untuk di perhatikan," katanya saat acara Workshop Peran Jurnalis dalam Penanggulangan Bencana di Hotel Pangeran Beach, jalan Juanda, Padang, Sabtu (14/1/2011).

Lanjut Andi, Sumatera Barat memiliki kelengkapan kesejarahan soal gempa dan tsunami, bahkan LIPI sendiri masih sedang mencari istana Kerajaan Pagaruyung yang asli.

"Untuk Siberut ada data sejarah gempanya pada abad 14, 17 dan 18 itu lengkap, dan untuk tahun ini diprediksi para ahli soal gempa 8,9 SR," ujarnya.

Kata Arief, ini bukan menakut-nakuti warga melainkan untuk siaga yang memang daerah ini memang rawan bencana.

"Biarlah banyak yang memprotes soal memberitahukan untuk kesiagaan dari pada jutaan manusia meninggal karena tidak memberitahu," ungkapnya.

Andi juga mengatakan, belajar dari pengalaman Jepang dimana menutup-nutupi soal prediksi gempa. Pemerintah malah memprioritaskan soal kesiapan menghadapi bencana tapi soal akan ada gempa pemerintahnya tidak memberitahu. Akhirnya ratusan ribu nyawa melayang saat melanda tsunami.

"Dalam setiap pertemuan dengan kabinet presiden sering membicarakan soal prioritas pulau Siberut itu, namun sampai saat ini belum bisa mengeluarkan Kepres," ujarnya.

Soal kesiagaan prediksi 8,9 SR ini, tidak hanya untuk keamanan Sumatera Barat tetapi semua warga yang tinggal di pantai barat Sumatera.

"Pembicaraan ini juga tidak dibicarakan nasional melainkan masyarakat internasional, karena dampaknya juga akan dirasakan imbasnya di negara luar," tuturnya.

(crl)

  • Adi Hamdani ( 081363194955) » 0 Tanggapan
    Para pelaku Pekerja kemanusiaan yang berada diluar maupun didalam kabupaten kepulauan mentawai, ayo masuk dan lihat kondisi pulau siberut secara keseluruhan, memang sangat dibutuhkan perhatian dan action dari kita semua, untuk mengurangi resiko dan kerentanan terhadap ancaman bencana yang sudah diambang pintu, bencana bukan sesuatu yang tabu untuk kita bicarakan sekarang, mengingat dampak dari ancaman yang terjadi akan membuat kita semua meratapi dampak dari bencana tersebut, ada aceh, dan mentawai (SIKAKAP) jadi contoh, apakah kita semua akan selalu jadi penonton ketika banyak mayat yang tergeletak, ketika banyak anak yang harus kehilangan orang tua dan banyak cerita-cerita lainnya. bagaimana para pekerja kemanusian...................?????????
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dhinosya » 0 Tanggapan
    Pasrah dan berserah dirilah pd sang Pencipta, krn hanya padaNyalah kita mmohon perlindungan dan prtolongan. Amin...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Herman Moechtar » 0 Tanggapan
    Ngak kapok-kapok pak Andi Arief bicara soa; gempa. Keterl;aluan................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rony sinulingga » 0 Tanggapan
    Andi Arief cocoknya jadi paranormal bukan staf ahli presiden. Andi Arief tidak bisa menempatkan kata2 yang lebih bijak untuk meyampaikan informasi kepada masyarakat.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Khairul » 0 Tanggapan
    Mengenai gempa di siberul mentawai sangat mengkuwatirkan.seharusnya pemda setempat harus memperhatikan.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.