tragedi sukhoi

Warga Syiah di Sampang Kini Merasa Aman

Minggu, 15 Januari 2012 13:27 wib
Polisi menjaga di beberapa titik di Desa Karang Gayam (Dok: Sindo TV/Taufik S)
Polisi menjaga di beberapa titik di Desa Karang Gayam (Dok: Sindo TV/Taufik S)

SAMPANG - Setelah dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ratusan warga Syiah di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, mulai beraktivitas seperti biasa.

Sekira 250 pengungsi sempat tinggal di Lapangan Tennis Indoor Sampang setelah sebuah pondok pesantren di daerah mereka dibakar warga pada akhir Desember 2011 lalu.
 
Sebelumnya warga Syiah sempat mengkhawatirkan keamanan. Mereka sempat menolak dipulangkan dari Lapangan Tennis Indoor pada Kamis 12 Januari lalu.

Para warga sejak kemarin mulai membenahi dan membersihkan rumah yang sempat tidak terurus karena ditinggal selama dua pekan lebih.

Marnoto, salah seorang warga Syiah, Minggu (15/1/2012), berharap tidak ada lagi ancaman maupun gangguan yang mereka terima. Dengan situasi kondusif, mereka dapat bercocok tanam di sawah dan melakukan aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Menurut Marnoto, warga Syiah tidak menyimpan dendam terhadap pelaku pembakaran empat bangunan di kompleks ponpes tersebut. Marnoto berharap penganut Syiah dan Sunni dapat hidup berdampingan dan tidak dibayangi konflik.

Meskipun di lokasi situasi keamanan sudah kondusif, ratusan personel dari Brimob dan TNI masih disiagakan.

(Taufik Syahrawi/Sindo TV/ton)