BANDUNG - Sidang beragenda duplik eks hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), Imas Dianasari, di Pengadilan Tipikor Bandung diwarnai aksi unjuk rasa ratusan buruh dari berbagai organisasi serikat pekerja.
Para buruh yang mengatasnamakan Komite Pemberantasan Mafia Pengadilan Hubungan Industrial (KPM-PHI) menggelar unjuk rasa di depan gerbang utama Pengadilan Tipikor di Jalan Martadinata (Riau).
Mereka memblokir gerbang utama Pengadilan Tipikor Bandung yang dijaga polisi. Para buruh juga membawa spanduk dan poster berisi kecaman terhadap mafia pengadilan.
Koordinator Pemberantasan Mafia PHI, Iwan Kusmawan, mengatakan tujuan unjuk rasa untuk mengawal jalannya sidang. Imas adalah bekas hakim adhoc di PHI Bandung.
“Aksi ini didorong oleh hilangnya kepercayaan buruh kepada PHI Bandung. Selama 6 tahun PHI berdiri, tiap keputusannya tidak memihak kepada buruh," kata Iwan, di sela aksi, Selasa (17/1/2012).
Tiap perwakilan buruh dari berbagai organisasi menyampaikan orasi menuntut majelis hakim memberikan hukuman setimpal atas perbuatan Imas.
“Jika Majelis Hakim tidak mengabulkan tuntutan jaksa KPK, kami akan dorong terus KPK untuk terus lakukan upaya hukun agar tuntutannya terkabul," kata Iwan.
Akibat aksi unjuk rasa itu, arus lalulintas di Jalan Riau menjadi satu arah. Arus kendaraan juga sedikit tersendat.
Seperti diketahui, saat ini Imas tengah menjalani perkara sidang. Imas ditangkap KPK saat menerima suap Rp200 juta dari Odih Juanda, HRD PT Onamba Indonesia yang tengah berperkara di PHI Bandung. Jaksa KPK menuntut Imas 13 tahun penjara.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.