JAKARTA - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, anggaran renovasi Istana Kepresidenan adalah hal biasa yang rutin dilakukan tiap tahun.
Hal ini dikatakannya menanggapi rilis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menemukan bahwa Kementerian Sekretaris Negara menganggarkan Rp80,48 miliar untuk proyek pembangunan gedung dan renovasi Istana Kepresidenan.
“Nanti akan ada penjelasan, dari Sekretaris Negara,” kata Julian, di Auditorium STIK, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2012).
Dia menambahkan, tak ada yang istimewa soal renovasi anggaran. “Renovasi memang selalu masuk dalam pengajuan anggaran setiap tahun, dan itu biasa,” katanya.
Berikut data yang dirilis Fitra:
1. Alokasi anggaran progam peningkatan sarana dan prasaran Aparatur Kementerian Sekretariat Negara:
• Pembangunan/Pengembangan Gedung Kantor Kementerian Sekretariat Negara Rp 41.397.859.000
• Pembangunan/Pengembangan Rumah Negara Rp14.781.680.000 • Perbaikan Rel Pintu Gerbang Gedung Kantor Setneg RI Rp349.050.000
• Pembangunan Pagar Pengaman Aset Tanah Setneg Rp2.050.990.000
2. Istana Kepresidenan Jakarta, Rehabilitasi/Renovasi Bangunan Gedung Negara Rp10.680.518.000.
3. Istana Kepresidenan Bogor, Renovasi Gedung dan Bangunan Rp3.342.917.000.
4. Istana Kepresidenan Yogyakarta, Rehabilitasi/Renovasi Gedung/Bangunan Rp2.359.928.000.
5. Istana Kepresidenan Tampak Siring Bali, Renovasi Gedung dan Bangunan Rp1.558.979.000.
6. Istana Kepresidenan Cipanas, Renovasi Gedung dan Bangunan Rp3.960.242.000
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.