JAKARTA - Satpam heroik, Amsyar (41) yang ditembak perampok bersenjata api di Jalan Ampera, dekat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah 6 hari dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Dr Andriani, kepala instalansi foreksi dan perawatan jenazah di RS Fatmawati menerima jenazah sekira pukul 11.00 WIB hari ini, Selasa (24/1/2012) dari Unit Gawat Darurat RS Fatmawati.
"Kita belum mengetahui penyebab kematiannya, karena belum ada permintaan dari pihak keluarga untuk melakukan visum," jelasnya saat ditemui di Ruang Instalasi Forensik dan Perawatan Jenasah RS Fatmawati, Selasa (24/1/2012).
Korban juga sempat dioperasi sebelum meninggal. Keterangan sementara yang didapat, sebelum meninggal korban sempat mengalami demam parah. Untuk proyektil sendiri, juga sudah diangkat usai kejadian.
Jenazah amsyar akan dibawa ke rumah duka di jalan timbul III, No 63, RT 7/4, kelurahan Cipedak, Jagakarsa. Untuk sementara, jenazah masih berada di ruang instalasi forensik dan perawatan jenasah RS Fatmawati. Jenazah belum bisa dibawa lantaran belum adanya surat pengambilan dari pihak kepolisian.
Sementara itu, kakak korban, Dara, sangat terpukul dengan kematian adiknya ini. Dia yang semalam masih menunggui korban tak menyangka adiknya meninggal dunia siang ini. Keadaannya saat itu, Amsyar masih menggunakan masker oksigen, komunikasi pun dilakukan dengan menggunakan media tulisan.
"Semalam jam 1 masih sempat komunikasi, dia masih segar waktu itu, terus saya tinggal pulang. Enggak lama dikabari dia koma lagi lalu saya datang lagi. Lalu baikan lagi dan jam 6-an saya pulang buat kerja," katanya.
Namun, tak lama dia diberi kabar lagi sekira pukul 11.00 WIB. "Eh pas sampai saat ini enggak tahunya dia sudah enggak ada," katanya.
Kejadian ini berawal ketika Satpam PT Merpati, Amsyar (41) mengejar kelompok perampok sepeda motor di kantornya pada Kamis 19 Januari lalu. Dalam pengejaran ini, Amsyar akhirnya ditembak di dekat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam aksi ini dua selongsong peluru ditemukan di tempat kejadian perkara. Pelaku hingga saat ini masih belum ditemukan.
Amsyar sendiri meninggalkan Istrinya Saidah (41), dan empat orang anak, yaitu Alam Kori (14), Nurul Aini (13), Surya AH (6), dan Rara Ayu (3,5).
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.