AMBON - Pencarian korban kapal cepat Ina Risa yang tenggelam di laut Seram, Maluku, siang ini kembali dilanjutkan. Pencarian sempat ditunda karena cuaca buruk.
Dari 10 penumpang yang masih dinyatakan hilang, baru lima ditemukan dalam kondisi tewas.
Kasubin Ops Polairud Polda Maluku, Aman Guntarto, Selasa (24/1/2012), mengatakan Tim SAR menemui kendala akibat tingginya gelombang serta kencangnya arus di perairan laut Seram dan Pulau Ambon.
Meski begitu, pihaknya terus berusaha mencari lima korban yang masih dinyatakan hilang.
Sementara itu Piet Mantou, seorang kerabat korban yang hilang, meminta Pemprov Maluku lebih serius dalam membantu pencarian para korban. Pasalnya sudah empat hari kecelakaan, baru setengah dari korban hilang yang ditemukan.
Pada Senin kemarin, Tim SAR dibantu warga menemukan jasad seorang bocah bernama Fio Tuarisa.
Bocah perempuan berusia empat tahun itu ditemukan terdampar di pesisir pantai di Dusun Tomol, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Fio diketahui bersama ibunya, Sofia Tuarisa, dan 17 penumpang lainnya, menjadi korban kapal tenggelam pada Sabtu pekan lalu.
Saat itu kapal dalam perjalanan menuju Desa Kamariang, Kabupaten Seram Bagian Barat. Sofia sudah ditemukan terlebih dulu dalam kondisi tewas.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.