Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

95 Rumah Diterjang Puting Beliung, 1 Tewas

Iman Herdiana , Jurnalis-Selasa, 24 Januari 2012 |20:10 WIB
95 Rumah Diterjang Puting Beliung, 1 Tewas
Ilustrasi (Foto: Runi/okezone)
A
A
A

BANDUNG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melansir pekan ini sebanyak  95 rumah di Jabar rusak dihantam puting beliung. Bencana tersebut juga menewaskan seorang warga, dan 11 lainnya luka-luka.

Puting beliung terjadi tiga tempat di Jabar. Yang terbaru terjadi di Kampung  Cicarirang RT 03 Rw 08  Desa Wargaluyu Kabupaten Bandung. Puting beliung terjadi pukul 22.00 WIB, Senin 23 Januari malam tadi. Akibatnya, 40 rumah rusak ringan dan 4 rumah rusak berat. 

“Puting beliung yang terjadi malam tadi dengan korban luka-luka 11 orang dan 6 orang luka sedang. Korban dirawat di RS Nambo Banjaran,” kata Kepala BPBD Jabar, Ujwalprana Sigit, melalui pesan singkatnya, Selasa (24/1/2012).
 
“Tindakan BPBD bersama PMI Kabupaten Bandung sedang assesment lebih lanjut di lapangan,” tambahnya.

Lanjut Sigit, sebelumnya bencana puting beliung juga terjadi di Kabupaten Indramayu. Puting beliung menghantam dua desa pada Senin 23 Januari 2012 pukul 14.30 WIB. Di desa pertama, yakni Desa Sukahaji puting beliung menewaskan satu warga. Puting beliung juga terjadi di desa lainnya, yakni Desa Soga. Total rumah yang rusak di dua desa ini sebanyak 55 rumah.

“Bencana puting beliung di Indramayu sudah ditangani Pemda setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi angin kenjang yang terjadi di Bandung dan Jabar terjadi karena adanya tekanan rendah di sepanjang Pulau Jawa.

“Kecepatan angin saat ini cukup ekstrem dan patut diwaspadai. Kecepatan angin mencapai 15-20 kilometer perjam. Ini masih akan terjadi dua hingga tiga hari ke depan,” kata petugas BMKG, Susiana.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement