JAKARTA - Dampak kerusakan gempa bumi berkuatan 6,3 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp11,6 miliar.
Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan angka tersebut didapat berdasarkan hasil verifikasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, terhadap ratusan rumah yang rusak.
“Gempa merusak rumah dan fasilitas di Kecamatan Komodo yang mencakup dua kelurahan dan lima desa. Tidak ada korban dan pengungsi,” tulis Sutopo dalam keterangan resmi yang diterima okezone, Rabu (25/1/2012).
Dia membeberkan, sebanyak 398 unit rumah warga rusak sedang dan ringan, 15 sekolah rusak sedang dan 11 rusak ringan. Selain itu 18 rumah ibadah rusak ringan, satu rumah sakit dan satu puskesmas rusak ringan. Total nilai kerugian sementara diperkirakan Rp11.632.500.000.
“Pada pagi ini TRC BNPB kembali menyisir pulau-pulau kecil di beberapa daerah lain. Proses verifikasi kerusakan memerlukan waktu untuk memastikan apakah bangunan tersebut rusak akibat gempa atau sebelumnya memang sudah rusak,” ujar Sutopo.
Seperti diketahui gempa 6,3 SR terjadi pada Sabtu 21 Januari pukul 03.32 WIB. Pusat gempa di dasar laut pada kedalaman 124 kilometer dengan koordinat 8,84 derajat Lintang Selatan dan 119,60 derajat Bujur Timur. Gempa dirasakan cukup kuat dengan durasi sekira tiga detik.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.