getting time...

Gubernur Jabar Jamin Demo Buruh Tak Akan Merembet

Iman Herdiana - Okezone
Sabtu, 28 Januari 2012 14:20 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, SK Gubernur tentang penetapan UMK Bekasi hanya berlaku di Kabupaten Bekasi. Gubenur pun menjamin SK tersebut tidak akan memicu aksi buruh daerah lain di Jabar.

"SK hanya berlaku di Kabupaten Bekasi, enggak akan merembet dan tidak mungkin merembet (ke daerah lain di Jabar)," tandas Heryawan, di Bandung, Sabtu (28/1/2012).

Heryawan berharap, pembuatan SK baru dan demonstrasi buruh sebagai peristiwa pertama dan terakhir. Menurut Heryawan, SK dibuat dalam situasi khusus, di tengah "kepungan" demonstrasi besar-besaran yang melumpuhkan Bekasi dan sekitarnya.

Pembuatan SK juga terbilang cepat, setelah mendapat arahan dari Menteri Ekonomi dan Menakertrans malam tadi, malam itu juga SK langsung dibuat dan selesai.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, SK didasari kesepakatan yang kuat, yakni hasil musyawarah tinggi yang dihadiri perwakilan pemerintah pusat dan daerah, Apindo, serta serikat pekerja.

"Alhamdulillah tadi malam rapat di Kementerian Perekonomian ada kesepakatan bahwa UMK Bekasi disepakati besarannya," ungkapnya.

Rapat koordinasi antara pemerintah pusat, pemda, serikat pekerja, dan para pengusaha digelar Jumat kemarin.

Dari pihak serikat pekerja hadir SPSI, FSPMI, GSPMII dan FSBDSI. Hasinya, disepakati buruh menyerahkan keputusan kepada pemerintah, Menko Perekonomian dan Menakertrans untuk mengambil keputusan.

Telah disepakati UMK Bekasi ditetapkan Rp1.491.000, untuk kelompok II Rp1.715.000, dan kelompok 1 Rp1.849.000.

Bagi perusahaan yang tak mampu memenuhi upah minimum itu, diberi kelonggaran untuk menyampaikan permohonan penangguhan kepada Gubernur Jabar.

(ded)

  • ngantemin » 0 Tanggapan
    Kalau diperhatikan semua kerusuhan yang terjadi akibat Pemda tidak bijak dalam merespon aspirasi masyarakat dan stekholder baik kasus mesuji, kasus sape sampai bekasis emua timbul karena pemda kurang profesional dalam mengurus wilayahnya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dodosamia0871 » 0 Tanggapan
    jangan terlalu yakin pak gubernur... tanggal 20/jan setelah demo 19/jan, pak bupati bekasi juga bilang hal yang sama, bahwa demo tidak akan terjadi lagi... kenyataannya 26 dan 27/jan demo besar-besaran terjadi lagi.... sekarang menjadi PR pemerintah, bahwa daerah lain akan menuntut kenaikan upah dan mereka akan melakukan dengan pola yang sama yang seperti yang dilakukan di bekasi... selamat bekerja pak menteri dan seluruh gubernur propinsi lainnnya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.