Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kekurangan Kereta Prameks, Penumpang Terlantar

Genta Wahyu , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2012 |21:12 WIB
Kekurangan Kereta Prameks, Penumpang Terlantar
(Foto:Genta/okz)
A
A
A

SOLO- Akibat kekurangan armada kereta jurusan Yogyakarta-Solo pada awal hingga akhir bulan Januari 2012 ini setiap hari ratusan penumpang kereta terlantar tidak terangkut. Terutama pada jenis kereta Prambanan Ekspres (Prameks).

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Jateng- DIY, Eko Budiyanto mengakui beberapa pekan terakhir, armada kereta Prameks memang kurang. Ada beberapa kereta yang sedang dalam perbaikan.

“Setiap hari memang ada jam pemberangkatan yang terpaksa dibatalkan. Paling tidak, ada empat kali pemberangkatan sehari,” ungkap Eko Budiyanto mengakui di Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah, Senin (30/1/2012).

Pembatalan perjalanan kereta tersebut, menurut Eko karena sejumlah kereta sedang dalam perbaikan. Terutama perbaikan mesin. Bahkan termasuk perbaikan kereta Prameks yang belum lama ini tabrakan dengan minibus.

Lebih lanjut, Dia mengatakan, dalam kondisi normal,  setiap hari  kereta Prameks jurusan Solo-Yogyakarta terbagi kedalam 21 perjalanan. Setiap harinya mengangkut sekitar 12.000 penumpang pulang balik Solo-Yogyakarta.

Biasanya kalau kereta Prameks penuh, kata Eko Budiyanto, sebagian penumpang melimpah ke kereta Madiun Jaya, jurusan Yogyakarta Madiun pulang pergi lewat Solo.

“Tetapi dengan adanya perbaikan kereta Prameks, maaf memang ada penumpang yang terpaksa tertunda atau terlantar. Mudah-mudahan lagi perbaikan itu akan selesai, sehingga bisa berjalan seperti sediakala,” katanya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement