Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Marak Senpi Ilegal, Polisi Janji Rajin Razia

Tri Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 31 Januari 2012 |10:36 WIB
Marak Senpi Ilegal, Polisi Janji Rajin Razia
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Peredaran senjata api di Jakarta semakin membuat cemas warga Ibu Kota. Pasalnya, tak sedikit pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api saat beraksi. Mereka tak segan-segan menghabisi korban bila melawan.

Bukan hanya pelaku kriminal saja, pada Sabtu pakan lalu, tiga orang anggota ormas Front Betawi Rempug (FBR) ditangkap aparat. Satu diantaranya karena kedapatan membawa senjata api saat bentrok dengan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) di belakang Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Lalu apa yang bisa dilakukan kepolisian, jika melihat banyaknya senjata api liar? Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, kepolisian akan melakukan operasi khusus menjaring peredaran senjata api dan bahan peledak dengan sandi 'Sendak'.

"Kita akan operasi 'Sendak'. Tapi kita lakukan operasi 'Kilat Jaya' dulu, operasi rutin yang kita tingkatkan," kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2012).

Selesai operasi Sendak, kepolisian akan menggerakkan pasukan untuk menggelar operasi 'Berantas Jaya'. Operasi ini akan digelar selama dua pekan dengan biaya yang sudah dianggarkan.

Pada saat yang sama, Agung membantah jika kepolisian kecolongan dalam mengantisipasi tawuran antar ormas meski ini sudah terjadi berulang kali dengan rentang waktu yang berdekatan.

Kata Agung, kepolisian tidak bisa mengawasi pergerakan anggota ormas satu per satu. "Seharusnya pimpinan ormas harus bisa mengendalikan anggotanya, namanya pimpinan bisa ngumpulin tapi juga harus bisa mengendalikan," ungkapnya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement