Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Mutilasi di Bandung

Potongan Kepala & Kaki Perempuan Masih Dicari Polisi

Iman Herdiana , Jurnalis-Selasa, 31 Januari 2012 |14:27 WIB
Potongan Kepala & Kaki Perempuan Masih Dicari Polisi
Ilustrasi
A
A
A

BANDUNG - Aparat gabungan dari Polrestabes Bandung dan Polres Bandung masih mencari potongan tubuh perempuan korban mutilasi, yakni bagian kepala dan kaki.

Kapolres Bandung AKPB Sandi Nugroho mengatakan, sementara ini potongan tubuh korban mutilasi yang sudah ditemukan yakni dada, bokong, dan sepasang lengan.

“Kepolisian dari dua polres itu hingga kini masih berupaya mencari sisi potongan tubuh berupa kepala dan sepasang kaki,” kata Sandi, Selasa (31/1/2012).

Kepala merupakan bagian penting untuk membantu mengungkap misteri siapa perempuan nahas tersebut.

“Identitas korban akan mudah terungkap jika kepalanya sudah ditemukan,” ujarnya seraya menambahkan sidik jari korban sudah tidak bisa diambil karena kondisinya membusuk.

“Jadi untuk mengidentifikasi sangat sulit. Kami menunggu hasil forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, potongan tubuh perempuan lengan dan perut bagian bawah (bokong) ditemukan

Begitu juga saat tangan dan bokong tersebut disambungkan dengan potongan tubuh yang ditemukan di Kabupaten Bandung sebelumnya, yakni dada sampai perut cocok.

Meski demikian Noorman mengaku belum bisa memastikan kapan perempuan nahas itu dibunuh, namun dari kondisi fisik diperkirakan perempuan itu tewas tidak lebih dari sepekan.

“Belum begitu busuk, artinya belum lewat satu minggu. Kalau umur bisa dilihat dari kepala. Saya belum bisa spekulasi soal umur,” sebutnya.

Untuk mengungkap identitas korban, Noorman masih menunggu potongan tubuh lainnya ditemukan yakni kepala dan kaki.

Dijelaskan, identitas seseorang paling jelas berada di kepala. Dari bentuk kepala dan wajah bisa diidentifikasi dengan mencocokkan dari keterangan pihak yang mengaku kehilangan anggota keluarganya. Selain itu dari bentuk gigi juga bisa mengtehui siapa perempuan tersebut.

Di potongan tubuh sejauh ini tidak ditemukan ciri khusus seperti tato dan tahi lalat sehingga menyulitkan identifikasi.

Seperti diberitakan, potongan tangan ditemukan dua pemulung di lokasi berbeda di anak Sungai Cikapundung, Jalan Margacinta pada 18 Januari lalu.

Di tempat terpisah, potongan bokong juga ditemukan pemulung di aliran Sungai Cidurian, Kecamatan Rancasari, Bandung. Tim forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin menyebutkan potongan-potongan itu berasal dari satu tubuh yang sama. Meski demikian, belum diketahui identitas korban karena masih menunggu penemuan bagian kepala.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement