SOLO - Pria yang merendam tubuhnya selama tiga hari di selokan yang bau dan berwarna hitam, kini dirawat di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Kota Solo, Jawa Tengah.
Kondisi Sugeng terus membaik sejak dibawa ke RSJD Solo Senin kemarin. Meski masih menderita luka, namun dia tampak segar dan sesekali bisa diajak berkomunikasi.
Sugeng sengaja merendam tubuhnya di air yang hitam dan bau di selokan yang terletak di Jalan Kapten Mulyadi, Desa Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon. Aksi merendam selama tiga hari itu dilakukan untuk bunuh diri karena penyakitnya tidak kunjung sembuh.
Aksi Sugeng itu dihentikan oleh warga dan petugas Linmas. Pria berusia 40 tahun itu dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya memprihatinkan. Saat diangkat dari selokan, kaki dan tangan Sugeng sudah memutih. Sugeng juga tampak kedinginan dan setengah sadar.
Sugeng kini dirawat di Bangsal Wisanggeni Kelas 1 untuk menjalani pemulihan fisik dan mental setelah mendapat pengobatan psikofarma.
Kepala Bangsal Wisanggeni, Ni Ketut Mudiarni, Selasa (31/1/2012), mengatakan meski menunjukkan kemajuan, namun Sugeng masih harus dibantu perawat untuk membersihkan diri.
Mudiarni menambahkan, asupan gizi untuk Sugeng masih diberikan melalui infus.
Belum diketahui di mana sanak saudara pria yang diketahui sebagai pemulung di kawasan Pedaringan, Solo, itu.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.