Ente Pengen Jakarta Lebih Baik? Ayok… Kita Dukung Bang Nono
Pesan itu terpampang jelas, saat okezone membuka laman milik Letnan Jenderal Nono Sampono yang beralamat di http://www.nono-sampono.com/. Pria kelahiran 1 Maret 1953 itu memang berniat mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di Ibu Kota.
Bang Nono, sapaan Nono Sampono, telah mempersiapkan diri untuk mengikuti pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Juli 2012. Lantas bagaimana mantan Komandan Korps marinir itu mempersiapkan diri sebagai seorang yang akan memimpin Jakarta dan Apa jurus-jurus yang dipersiapkan untuk mengatasi berbagai persoalan di Ibu Kota?.
Berikut petikan wawancara okezone dengan mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) era Megawati Sukarno Putri ini, di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat ini ada empat calon Gubernur dari militer, menurut anda persaingan dari kalangan militer ini dapat berdampak seperti apa ?
Menurut saya bagus dan positif, karena banyak alternatif yang bisa dipilih masyarakat. Selain itu, karena banyak figur dari militer, saya merasa agak beruntung karena berpangkat lebih tinggi. Umur saya juga lebih muda dari mereka, dari Ali Sadikin sampai bang Yos, yang berpangkat Letjen bisa dihitung.
Apa yang membuat anda yakin maju sebagai cagub?
Ada tiga hal, yang pertama, peluang, di tahun 2012 ini diberikan kesempatan kepada warga negara untuk maju sebagai DKI 1 disamping yang incumbent. Kedua, adalah niat untuk meneruskan pengabdian saya. Sedangkan yang ketiga adalah kemampuan. Untuk menjadi pemimpin dia harus mempunyai modal dan track record yang baik. Layak atau tidak untuk maju. Konsep apapun tergantung yang melakukan eksekusi. Kalau ketiga ini dijalankan, saya yakin bisa memimpin Jakarta
Persoalan macet di Jakarta akan menjadi tantangan bagi Gubernur mendatang, tanggapan anda ?
Saya akan lakukan kajian akedemik, yang paling utama adalah jalan yang ada tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang ada. Ini tidak tertampung di jalan. Kenaikan jumlah mobil dengan motor jauh dari pengembangan infrastruktur karena ledakan penduduk, itulah yang memenuhi jalan-jalan. Seharusnya kendaraan umum yang bisa menampung transportasi massal diperbanyak. Oleh karena itu harus diperbaiki manajemennya dan sistem pelayanannya.
Apa solusi Anda menghadapi banjir di Jakarta ?
Jakarta menghadapi fenomena alam global warming, curah hujan dalam waktu tertentu ekstrim. Padahal, di Jakarta resapan air tinggal sembilan persen. Idealnya paling tidak 30 persen dibutuhkan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta.
Belum lagi air yang datang dari Bogor, Hotel dan bangunan yang menyedot air ini bisa dijadikan salah satu penyebab. Konsepnya adalah yang dari atas kita kurangi, kita membangun situ (danau buatan) bekerja sama dengan Pemda setempat. Ini juga bisa dijadikan tempat rekreasi.
Selanjutnya dibuat kanal, di kota, sungai diperbersih agar air lebih bagus. Dan mendirikan rumah susun dimana dibawahnya dibuat RTH. Jakarta adalah kota metropolitan bahkan megapolitan, ini harus disetarakan dengan kota-kota di dunia.
Hampir setiap hari terdengar ada Ormas yang berselisih paham, bagaimana anda mengatasinya sebagai calon Gubernur ?
Jika melanggar hukum ini harus diupayakan penertiban dari yang paling ringan sampai yang berat seperti di non aktifkan, apalagi melanggar hukum. Namun masalahnya, Gubernur tidak bisa membekukan. Undang-undang memperbolehkan masyarakat berkumpul dan menjadi Ormas. Saya juga minta agar mereka jangan berpakaian militer, yang biasa sajalah.
Sebagai mantan Komandan Paspampres, apakah juga anda akan menerapkannya jika memimpin Jakarta ?
Saya memiliki karakter, satu hal yang penting dalam survei tentang kepemimpinan Jakarta, selain keberanian juga cepat dan tanggap. Salah satu ciri tentara dari pasukan khusus yaitu responsif. Contoh Bang Yos dan Ali Sadikin, salah satu kriteria memimpin Jakarta adalah sikap responsif janga menunggu. Apalagi saya pernah memimpin pasukan khusus, tidak mau menunggu lama-lama.
PROFIL
Nama: Nono Sampono, S.Pi, M.Si.
Pangkat : Letnan Jenderal Marinir
Tanggal Lahir : 1 Maret 1953
Agama : Islam
Isteri : Norma Riana
Anak :
Agustini Moerdiana
Taufik Bagus Moerdianto
Sheila Destaria Moerdianti
PENDIDIKAN UMUM
SD, SMP, SMA Xaverius Ambon hingga tahun 1971
Sarjana Perikanan (S1) di UHT tahun 2003
Magister Kelautan (S2) di IPB tahun 2007
Kandidat Doktor di IPB
KARIR
Danton - Danyon Marinir
Dan Den Jalamangkara TNI AL (ANTI TEROR MARINIR/TNI AL)
Wakil Komandan Paspampres
Komandan Paspampres
Gubernur Akademi Angkatan Laut
Inspektur Jenderal TNI AL
Komandan Korps Marinir
Komandan Jenderal Akademi TNI
Kepala Badan SAR Nasional
PENDIDIKAN MILTER
Akademi Angkatan Laut (1976)
Berbagai Pedidikan Spesialisasi Susstafpur TNI AD (1986)
OJT Anti Teror ARMY Korea Selatan (1991)
PASOC – Hawaii USA (1992)
Seskoal (1993)
Sesko TNI (1996)
Lemhanas (2004)
ORGANISASI
Ketua Umum PB PERTINA (2002-2007)
Anggota Dewan Pakar ESQ
Ketua Alumni Sekolah Xaverius Ambon
Pembina INA AMA
Pembina FKRRM
Pembina PAPRI (2002-2007)
Ketua Dewan Penasihat Kesenian, Majelis Taklim Asyafi’iyah
Ketua Dewan Pembina FPMM
Ketua Dewan Pembina Senam Tera Indonesia, Jakarta
(ugo)