Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demo Pedagang Asongan Ganggu Jadwal Kereta di Medan

Irwansyah Putra Nasution , Jurnalis-Rabu, 01 Februari 2012 |17:04 WIB
Demo Pedagang Asongan Ganggu Jadwal Kereta di Medan
ilustrasi, pemasangan bandul di atas kereta (Foto: Heru H/okezone)
A
A
A

MEDAN- Aksi pemblokiran jalur kereta api di Stasiun Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Serdagai), yang dilakukan ratusan pedagang asongan, membuat sejumlah jadwal keberangkatan kereta api hari ini mengalami keterlambatan.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I, Sumut, Hasri, mengatakan akibat pemblokiran sejumlah jadwal kereta menjadi terganggu. Selain itu pedagang yang ada di dalam kereta terpaksa diturunkan karena tidak memungkinkan untuk sampai tujuan.

“Dua kereta yang seharusnya berangkat dari Medan menuju Rantau Prapat, terpaksa ditunda keberangkatannya karena tidak memungkinkan untuk melewati jalur yang ditutup pedagang,” katanya.

Untuk kereta yang tertunda keberangkatannya yaitu kereta Siantar Express yang saat ini masih menunggu di Stasiun Siringga dan Kereta Putri Deli yang berangkat dari Tanjung Balai dan saat ini masih menunggu di Perbaungan.

Kereta Sri Bilah yang berangkat dari rantau prapat masih menunggu di Stasiun Kisaran. Sedangkan Kereta Sri Bilah yang berangkat dari Medan menuju Prapat terpaksa diberhentikan di Stasiun Lubuk Pakam.

Menurutnya, hingga saat ini pihak kereta api masih melakukan negoisasi kepada pedagang untuk mencari solusinya. Memang ada dua opsi yang diberikan kepada pedagang asongan yaitu mengenakan tarif Rp6.500 dan melakukan pembatasan terhadap pedagang asongan.

“Untuk opsi pertama bisa diterima pedagang namun opsi kedua yang tidak disetujui,” Jelas Hasri.

Pihaknya saat ini sudah memberlakukan kebijakan kepada para penumpang untuk mengembalikan tiket dengan mengembalikan uang secara penuh kepada setiap penumpang.

Sebelumnya, aksi yang dilakukan pedagang asongan dilakukan pada pukul 09.00 WIB hingga soren ini. Dua lokasi unjuk rasa yaitu Stasiun Tebingtinggi dan Stasiun Perbaungan.

PT KA sudah meminta bantuan kepada polisi untuk mengamankan jalur tersebut dan permintaan ini sudah dilakukan jauh hari.

“Kalau memang jalur tersebut masih diblokir pedagang maka manajemen kereta api tidak akan mengoperasikan kereta karena akan berbahaya bagi keselamatan penumpang dan pedagang itu sendiri,” ungkapnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement