MEDAN - Pemblokrian jalur kereta api di Stasiun Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Serdagai) dan Tebingtinggi berdampak terhadap perjalanan kereta api di Stasiun Medan, Sumatera Utara.
Aidil (38), calon penumpang untuk tujuan Kisaran, mengatakan dia memilih membatalkan perjalanan setelah mendengar informasi stasiun Perbaungan diblokir dan tidak bisa dilalui KA.
Aidil mengaku sudah membeli delapan tiket. “Saya tidak jadi berangkat ke Kisaran padahal sudah beli delapan tiket,” ungkap Aidil kepada okezone, Rabu (1/2/2012).
Meski demikian, Aidil tidak menyalahkan sepenuhnya para pedagang yang memblokir jalur KA. Dia menilai pihak PT KA yang seharusnya bertanggung jawab. Dia mempertanyakan mengapa pihak stasiun masih menjual tiket meski jalur diblokir.
Dia juga menyesalkan tidak ada pemberitahuan dari pihak stasiun. Setelah muncul desakan dari penumpang, baru ada kebijakan pemulangan tiket dengan mengembalikan uang penumpang secara utuh.
Aan Situmorang, penumpang lainnya, menimpal akibat peristiwa ini dia mengalami kerugian materi dan waktu. Menurutnya, seharusnya pihak stasiun tidak hanya memulangkan uang tiket, namun juga menanggung kerugian penumpang.
“Saya sangat dirugikan dengan tidak profesionalnya kinerja PT KA dengan menjual tiket padahal kereta tidak bisa berangkat,” jelasnya.
Hingga sore ini jalur KA dari Medan menuju Rantau Prapat, Pematang Siantar, dan Tanjung Balai, belum normal.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.