SERDAGAI - Ratusan pedagang asongan di Kabupaten Serdang Bedagai (Serdagai), Sumatera Utara, masih menunggu kebijakan PT KA terbaru terkait kebijakan pembatasan pedagang di atas kereta api.
Kemarin, para pedagang memblokir perjalanan KA di Stasiun Perbaungan sebagai aksi protes. Akibatnya perjalanan KA di Sumut terganggu. Para pedagang baru membuka pemblokiran setelah ada pernyataan bahwa PT KA akan mengumumkan kepastian soal peraturan bagi pedagang Kamis (2/2/2012) ini.
Akibatnya, beberapa perjalanan KA terganggu dan berhenti di sejumlah stasiun seperti Teluk Mengkudu, Sei Rampah, serta Lubuk Pakam. Namun karena KA terlalu lama berhenti para penumpang memilih turun dan melanjutkan perjalanan dengan bus.
Manejer Kamtib PT KAI Sumut J Rajagukguk, Kamis (2/2/2012), mengatakan hari ini pihaknya akan mengumumkan kebijakan baru bagi pedagang. Namun masih menunggu hasil koordinasi dengan pihak terkait.
Jika sebelumnya hanya 30 pedagang yang diperbolehkan berjualan di atas KA dengan membayar ongkos Rp14 ribu pulang-pergi Perbaungan-Medan, namun diusahakan jumlah pedagang bertambah menjadi 40 orang dengan membayar ongkos Rp6.500 saja.
Ram Saragih (58), pedagang ayam goreng yang sudah 30-an tahun berjualan di atas KA Perbaungan-Medan, mengaku masih menunggu janji pihak PT KA.
Menurutnya, jika hari ini tidak ada kepastian, para pedagang akan kembali berunjuk rasa memblokir perjalanan KA.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.