Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kelompok Tani Ternak Jadi Sasaran Oknum Wartawan

Markus , Jurnalis-Kamis, 02 Februari 2012 |22:48 WIB
Kelompok Tani Ternak Jadi Sasaran Oknum Wartawan
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

GUNUNGKIDUL - Ulah oknum yang mengaku wartawan sebuah tabloid meresahkan Kelompok Tani Ternak di dua kecamatan Gunungkidul, Yogyakarta. Hal tersebut lantaran, oknum wartawan tersebut meminta sejumlah uang terkait pemberitaan.

"Orangnya itu ada empat, dan terlalu banyak ngomong, mereka mengatakan dari wartawan. Kami sangat resah dengan keberadaan mereka," kata Bendahara Kelompok Tani Ternak Lestari, Dusun Ngringin, Desa Bejiharjo Karangmojo, Lagianto, kepada wartawan, Kamis (2/2/2012).

Dia menuturkan didatangi tiga oknum media reportase. Oknum itu meminta uang Rp2 juta dengan mengancam akan memberitakan bahwa terjadi penyimpangan bantuan.

“Mereka mewawancarai layaknya jurnalis. Akan tetapi, pertanyaannya dirasakan menyudutkan dan tidak ada kejelasan. Saya bingung mau bagaimana? Padahal uang sebesar itu sangat berguna bagi petani kecil seperti kami, akhirnya tetap saya kasih," imbuhnya.

Hal yang sama dikatakan kelompok Tani Ternak Sidomaju 2, Dusun Pijenan, Desa Bendung Semin pada hari yang sama. Mantri Hewan, UPT Semin, Satsunu, mengaku didatangi tiga oknum tersebut dengan dalih mencari berita, namun akhirnya meminta uang dengan dalih ongkos pemberitaan."Mereka akhirnya diberi uang Rp200 ribu, setelah itu melenggang pergi," tuturnya.

Kemudian, mereka mendatangi kembali Dinas Peternakan, untuk mencari data dan menanyakan masalah tersebut pada salah seorang staf.“Mereka datang langsung masuk dan agak kurang sopan, diminta kartu identitas juga tidak membawa. Bahkan ketika mengisi buku tamu harus sedikit dipaksa," ujar salah seorang staf yang enggan disebutkan namannya.

Oknum yang beranggota tiga sampai empat orang ini menggunakan mobil dan berkeliling ke sejumlah kelompok ternak setelah sebelumnya memperoleh data dari dinas peternakan.

Mereka menggunakan nama tiga tabloid yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Disinyalir mereka masih akan mencari korban lagi, karena di daerah ini ada ratusan kelompok tani ternak yang tersebar di seluruh wilayah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum mengatasnamakan wartawan tersebut, mendatangi sejumlah kelompok tani dan ternak, dengan memanfaatkan adanya kabar kucuran dana insentif bagi program betina produktif. Dana yang sudah masuk melalui rekening pengurus kelompok.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul Khrisna Berlian mengakui pihaknya sempat dimintai data terkait pemberian bantuan yang mendapatkan bantuan program insentif bagi betina produktif. "Namun kami kira benar-benar untuk pemberitaan," terangnya.

Krisna juga menjelaskan bahwa bantuan sosial, diberikan  kepada masyarakat untuk menyukseskan penyerapan ternak lokal. Semua dana pun sudah diberikan kepada rekening kelompok, secara langsung."Dana ini untuk meningkatkan penghasilan peternak, dan dikelola langsung oleh masyarakat, jadi sangat tidak mungkin diselewengkan," tandasnya.(kyw)

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement