Kedekatan Turki & Hamas Jadi Kabar Buruk Bagi Israel

|

Foto : PM Hamas & Turki (Today Zaman)

Kedekatan Turki & Hamas Jadi Kabar Buruk Bagi Israel

ISTANBUL - Hubungan Turki dan pejuang Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza dikabarkan semakin erat. Hal itu tampaknya akan menjadi berita buruk bagi Israel yang saat bersitegang dengan Turki.

Seperti yang diketahui, Hamas adalah fraksi Palestina yang menolak untuk mengakui Israel. Hamas pun berniat untuk terus berperang demi kemerdekaan Palestina.

Pada Desember Januari lalu, Perdana Menteri Turki dan Hamas melakukan pertemuan di Istanbul sementara itu, bendera Palestina dan Turki tampak berkibar di Jalur Gaza. Hal itu pun akan menjadi kabar buruk bagi Israel yang mengalami kebekuan hubungan dengan Turki setelah munculnya insiden Mavi Marmara.

Turki sebelumnya mengatakan, negaranya tak berniat untuk membawa Pimpinan Hamas Khaled Mashaal yang saat ini ada di Damaskus untuk tinggal di negaranya. Namun beberapa pengamat menilai, kemungkinan besar Turki akan membuka kantor perwakilan Hamas di negaranya.

"Turki ingin memiliki peran yang besar bagi Hamas dan meningkatkan pengaruhnya di Timur Tengah. Berkurangnya interaksi Suriah dan Hamas tentunya akan memberikan peluang bagi Turki," ujar seorang pengamat dari Lawrence University, Howard Eissenstat, seperti dikutip Associated Press, Kamis (2/2/2012).

Hingga saat ini Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan juga menjalin hubungan baik dengan Hamas. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor juga mengakui hal itu. Dirinya juga cukup terganggu dengan kedekatan hubungan itu.

"Bila kedekatan Turki dengan Hamas akan melunakkan pemikiran Hamas, kami akan menyambut hal itu. Namun hal yang sebaliknya justru terjadi. Turki pun menjauh dari Israel dan tampaknya Hamas mulai mempengaruhi Pemerintahan Turki," ujar Palmor.

Beberapa media Israel juga melaporkan, Turki mendonorkan banyak uang untuk mendanai Hamas. Turki pun menampiknya, Turki menjelaskan, dana yang diberikan Turki ke Hamas digunakan untuk membangun rumah sakit di Gaza dan membangun infrastruktur.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Korban Jembatan Roboh di TIM Sulit Dievakuasi