tragedi sukhoi

Pengamat: Golkar Takut Dibongkar Boroknya

K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Jum'at, 3 Februari 2012 07:49 wib
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie

JAKARTA - Pengamat Politik Ibramsjah menilai, sikap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang melaporkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan ke Mabes Polri, hanyalah sandiwara samata.
 
“Sesama partai banyak sinetron politiknya, Mereka berpura-pura saja. Karena masing-masing sudah tersandera, sudah banyak penyakitnya kedua partai ini,” kata Ibramsjah, saat berbincang dengan Okezone di ujung telpon, Kamis (2/2/2012) malam.


Dia menuturkan, Golkar memainkan peran seolah- olah tersinggung. Namun di akhir cerita damai. Partai Demokrat juga memainkan peran yang tak terima dengan sikap Partai Golkar.“Golkar takut juga akan dibongkar boroknya,” imbuhnya.
 
Pihak Kepolisian, lanjut Ibramsjah, juga tak serius menangani perkara ini.”Polisi juga tau itu permainan politik saja,” tukasnya.
 
Seperti yang diketahui melalui Selasa, 31 Januari lalu, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie melalui kuasa hukumnya Rudy Alfonso melaporkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan ke Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri. Ramadhan dituduh telah mencemarkan nama baik Ical lewat komentarnya mengenai kasus kerusuhan di Bima, yang dikutip oleh salah satu media online.
 
Rudy mengaku memiliki bukti yang bisa menjerat Ramadhan dengan Pasal 310 dan Pasal 311 tentang Pencemaran Nama Baik.
 
Selang dua hari kemudian, Aburizal Bakrie mencabut laporannya. Hal tersebut lantaran Ical merespons positif permintaan maaf Ramadhan di media massa.
 
“Beliau memberi arahan kepada saya untuk disampaikan kepada pengacara Pak Rudy Alfonso dan kawan-kawan untuk segera mencabut aduan yang sudah di daftarkan di pengekak hukum (kepolisian) karena beliau sudah membaca di beberapa media massa, bahwa Ramadan Pohan telah menyampaikan permohonan maaf,” ungkap Wakil Sekjen Partai Golkar yang juga juru bicara keluarga Bakrie, Lalu Mara, saat dikonfirmasi Okezone, Kamis 2 Februari kemarin.(kyw)
(ugo)

  • azzam » 0 Tanggapan
    masih ingatkah dengan kejadian BIMA, tepatnya disafe yang menewaskan beberapa masyarakat. bagaimanapun ini merupakan tragedi kejahatan kemanusiaan. alasan kuat dibelakang tragedi itu adalah masalah kepentingan korporasi di Bima. seperti yang belum kita ketahui bahwa aburizalbakrie bekerjasama dg perusahaan Australia Arc Exploration Limited utk mengeksplorasi alam BIMA, Luas hutan yg dimakan oleh pengusaha Bakrie untuk PT SMN mencapai 24.980 hektar. Lahan yg digarap mencakup kecamatan Lambu, Sape & Langudu. Ferry Zulkarnain slh satuBupati Bima dr partai GOLKAR,sdh mengeluarkan suratizinNo:188.45/357/004/2010 utk PT SMN adalah anak perusahaan dari PT Austindo Nusantara Jaya (Austindo Group)...dan ini belum termasuk pada kasus Lumpur Lapindo, pengemplangan pajak, serta skandal Bakri Life. silahkan dinilai sendiri...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sampurna Jaya » 0 Tanggapan
    Puji Tuhan, Tak jadi di BONGKAR,...masih banyak harapan meraup untung dari rakyat miskin di bumi yang kaya raya ini, kita dukung Bos Ical jadi Presiden agar rakyat semakin GEPENG.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.