tragedi sukhoi

Duh, Masih Ada Honor Guru Rp200 Ribu

Genta Wahyu - Okezone
Sabtu, 4 Februari 2012 20:03 wib
Dokumentasi Seputar Indonesia
Dokumentasi Seputar Indonesia

SOLO – Ketua DPR RI Marzuki Alie, mengakui bahwa saat ini ada guru swasta yang masih menerima honor sebesar Rp200 ribu per bulan.
 
“Sungguh aneh, ada guru swasta yang masih menerima honor Rp200-300 ribu per bulan. Aneh di Negara Republik Indonesia ini,” tandas Marzuki Ali di depan Pengurus Besar Persatuan Guru Swasta Seluruh Indonesia (PGSI) di Pendapi Gede, Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/2/2012).
 
Padahal upah buruh saja, lanjut Marzuki Ali yang juga Dewan Pembina PGSI, buruh yang tidak jelas pendidikannya, mungkin hanya SD, SMP ada Upah Minimum Regional (UMR).
 
“Kenapa guru tidak ada penghasilan minimal ? Itulah yang harus diperjuangankan oleh profesi guru,” tanyanya.
 
Kalau Kepala Daerah tidak memberikan santunan berupa honorarium dan sebagainya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, kata Ketua DPR RI, DPRD-lah yang harus berperan.
 
“Kita musti berjuang agar minimal honorarium guru ditentukan oleh pemerintah, dan itu harus diperjuangkan oleh guru swasta,” ajak Marzuki Ali.
 
Pada kesempatan itu, dia mengingatkan, bahwa guru adalah tenaga profesi dan bukan pekerja. Tenaga profesi musti ada tunjangan profesi. Tetapi kenyataan sejauh ini tunjangan profesi masih terabaikan, terutama pada guru-guru swasta.
 
“Adalah tugas organisasi guru swasta seperti PGSI bagaimana memperjuangkan percepatan tunjangan profesi agar ditegakkan,” tandas Marzuki Ali.

(teb)

  • abu yusuf » 0 Tanggapan
    Subhanalloh semisal bener gaji guru honorer swasta minimal 200rb sungguh akan senang dan terharunya istri ana menerimanya tapi qodarulloh istri ana gajinya tidak sampai segitu pak 4, bulan hanya digaji 594rb itu pun harus dipotong sejumlah 300rbuan awal bulan ini ana tanya dia memperlihatkan strook gajinya,ana kaget gaji segitu masih dipotong. Masyaalloh itu istri ana kerja diwilayah naungan DEPAG,sampai segitunya ya orang-orang yang disana mempermainkan para guru HONORER YANG jg seorang manusia yang buth makan dan minum
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Andi Lesmana » 0 Tanggapan
    wong sy sndiri ngjar di skolah ngri honornya 200 riburupiah,yg kdang tersdendat.gimana ya! Woong cilik cuma bisa mnangis
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Tugiyono » 0 Tanggapan
    Ditempat masih ada yg di gaji 50 ribu/bulan pak
    Beri Tanggapan Laporkan
  • asss » 2 Tanggapan
    sabar.sabar..dan iklas.....
    • tri haryanto
      iya ana sangat setuju dengan pendapat mbak susi,ya semisal kita niat awalnya untuk beribadah mencari Rahmat serta pahala dari Alloh ana yakin mereka yang uring-uringan akan sadar dan beristighfar dan meluruskan niatnya agar mendapatkan balasan pahala dari-Nya. Amin
    • susi
      maaf mba...ingat dulu niat untuk mengabdi, kok skrng uring2n...??siapa yg nyuruh jd honor??dulu wktu msh nganggur siap digaji brp aja asal diteriama, skrng kok niatnya brbah?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • s.widayanti » 0 Tanggapan
    200....banyak amat....sy aj di sd negri tetapi hnor saya cm 100 rb pdhl sy dr 2004...bru semester kmrin gaji sy dinaikkan jd 50 rb karena pegang kls 2 jd skrg 150 rb,,,yg lebih ngiris lg...ada gru bakti bru masuk bru 2 bulan ini di sd sy gajinya disamakan 150,pdhl g pegang kelas..berangktnya aj kl ad peljrn b.inggris aj..dimana rasa keadilan itu..hrusnya dilht dr pengabdiannya n msa krjnya...ya masa ga dihargai sma sekali...ternyata sama yg bru sm yg lama..pdhl di sd2 lain tetap melihat msa kerja unk memberikan honor.dimana keadilan itu....mudh2n dngn adanya perubahan nanti akan membawa keadilan...kepada mendiknas dan pemerintah....hargailah pengabdian kami...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.