JAKARTA - Menemui para wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta bukanlah perkara mudah. Bukan karena ketatnya aturan masuk, melainkan karena wakil rakyat sangat jarang sekali berada di kantornya.
Pada Senin (6/2/2012) okezone coba menyambangi lima ruang fraksi, tapi semuanya kosong melompong. Tidak ada aktifitas anggota DPRD yang terlihat. Hanya sederet kursi dan tumpukan berkas seperti tak bertuan menghiasi meja melingkar di dalam ruangan fraksi berukuran sekira 20 x 20 meter.
Pegawai Negeri Sipil yang bertugas membantu pekerjaan wakil rakyat pun seperti kehilangan pekerjaan. Mereka yang berada di ruang depan sebelum ruang fraksi hanya disibukkan dengan merapikan tumpukan kertas atau membaca koran. Mungkin itu untuk melawan rasa jenuh dan kantuk.
Kedatangan okezone ke ruangan fraksi bukan tanpa keperluan. Sebagai wartawan, tentu ingin bertanya mengenai banyak hal yang menyangkut kebijakan dan permasalahan di Ibu Kota. Tak salah jika masuk ke gedung DPRD DKI Jakarta yang terletak di Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, tak ubahnya masuk ke dalam museum. Selain karena arsitekturnya cukup lawas, ya itu tadi karena tidak aktifitas.
"Lagi pada acara di luar mas," ujar salah satu PNS di ruang fraksi partai berlambang Kakbah. "Dari mana mas, keperluannya apa," tanyanya lagi.
Masih penasaran, perjalanan pun berlanjut ke ruang fraksi partai yang mengusung slogan Bekerja Untuk Kepentingan Petani, lagi-lagi tak satupun wakil rakyat yang berada di ruangannya. Staf wakil rakyat fraksi lainnya menyebut, jika wakil rakyat sedang rapat di luar kantor. "Lagi ada rapat Bamus mas, di Karawaci," ungkapnya.
Penasaran masih terasa, perjalan kemudian dilanjutkan menyisiri ruang pimpinan DPRD dan komisi yang terletak di lantai II gedung berlantai empat ini. "Enggak ada yang di ruangan mas, acara diluar semua," ungkap pria yang sedang duduk santai di salah satu ruang komisi.
Kasak kusuk di gedung wakil rakyat selama 30 menit, tak satupun wakil rakyat yang bisa ditemui. Dalam pikiran tersirat, bagaimana jika rakyat yang sudah memberikan suaranya ingin mengadu? Padahal beberapa waktu lalu, DPRD berniat merenovasi ruangan dengan alokasi anggaran sebesar Rp80 miliar. Mudahan-mudahan dengan gedung baru yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan lebih mencerahkan pikiran wakil rakyat kita.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.