tragedi sukhoi

Tarif Listrik Naik, Pemerintah Benahi Beban Non-Fiskal

Idris Rusadi Putra - Okezone
Selasa, 7 Februari 2012 07:52 wib
Ilustrasi. (Foto: Koran SI)
Ilustrasi. (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Kenaikan tarif listrik sebesar 10 persen dinilai akan memukul industri manufaktur dan industri yang menggunakan alat-alat mesin. Rencana kenaikan tarif listrik akan menaikkan biaya produksi.

Walaupun demikian, Deputi Menko Perekonomian Bidang Perindustrian dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengatakan, untuk menekan biaya produksi ini, pihaknya akan lebih fokus pada pembenahan beban nonfiskal untuk mempertahankan daya saing sektor riil.

"Yang jelas kami lagi fokus membenahi beban nonfiskal terhadap daya saing sektor riil," ungkapnya kepada okezone di Jakarta, Selasa (7/2/2012).

Lebih lanjut dia menjelaskan beban nonfiskal yang sedang dibenahi pemerintah salah satunya adalah pembenahan birokrasi, perizinan, infrastruktur, serta penyediaan listrik.

Diberitakan sebelumnya rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) diakui akan memberatkan dunia industri  seperti manufaktur, garment, sepatu, dan elektronik. "Ini akan memukul pabrik yang menggunakan kapasitas mesin, dan alat yang memerlukan listrik, seperti semen," ungkap Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.
(wdi)