JAYAPURA - Sebagian penumpang pesawat Batavia Air PK YVE dengan nomor penerbangan Y6837 meluapkan kekecewaan mereka ke pihak manajemen Batavia Air di Bandara Sentani, Jayapura. Hingga menjelang sore ini, belum ada kejelasan terkait keberangkatan mereka ke Kabupaten Merauke.
Pesawat tergelincir di Bandara Sentani sekira pukul 06.40 WIT pagi tadi. Pesawat mengalami kerusakan di roda sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.
“Kenapa bisa begini, seharusnya pihak Batavia bertanggung jawab. Mana pesawat satu-satunya lagi,” teriak seorang penumpang kepada manajemen Batavia Air di Bandara Sentani, Selasa (7/2/2012).
Menurut penumpang lainnya hanya ada dua keberangkatan dalam sehari dari Sentani ke Merauke. Satu lagi dilayani oleh maskapai Merpati, namun pesawat sudah berangkat pagi tadi sekira pukul 07.00 WIT.
Sementara itu belum ada kejelasan apakah 148 penumpang akan diberangkatkan dengan pesawat pengganti atau diterbangkan besok. Para penumpang diistirahatkan di hotel sekitar bandara.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Batavia Air Jayapura. Saat dikonformasi, manajemen Batavia di Jayapura belum bersedia memberikan keterangan.
Dari informasi yang diterima dari pihak bandara, roda depan pesawat PK YVE Y6837 sudah berada di luar landasan dekat runway 11. Roda masuk ke dalam tanah.
Empat lampu landasan juga rusak ditabrak pesawat rute Jakarta-Makassar-Sentani-Merauke itu.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.