tragedi sukhoi

Wiranto: Demi Kerukunan, Menteri Agama Harusnya Bukan Politisi

Rabu, 8 Februari 2012 22:00 wib

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengatakan perjuangan kerukunan antar beragama sedunia yang digagas sejumlah tokoh sejalan dengan semangat perjuangan Partai Hanura.
 
Penegasan tersebut disampaikan Wiranto dalam pertemuan dengan tokoh perwakilan kerukunan Antar Umat Beragama sedunia di Kantor DPP Hanura, Rabu (8/2).
 
Dia mengaku prihatin melihat kondisi dunia pada umumnya dan Indonesia khususnya, karena banyak konflik antar negara yang merembet ke persoalan agama.
 
"Susah untuk membangun secara konsisten kerukunan antar umat beragama disebabkan oleh kepentingan sepihak yang tidak mengindahkan kepentingan sesama, karena menggunakan akal tidak sehat," tegasnya.
 
Wiranto menjelaskan bahwa terkait dengan kerukunan antar umat beragama, bukan soal peringatan atau selebrasinya, tetapi bagaimana kehidupan nyata di lapangan. Karena itu,lanjutnya, perlu keteladanan dari para pemimpin sehingga menjadi satu keluarga besar yang rukun di bawah NKRI. Tapi, lanjuatnya, banyak pemimpin terjebak untuk masuk dalam kompetisi seperti ini.
 
“Pejabat penting selevel Menteri Agama seharusnya tidak dipegang oleh partai politik. Karena jabatan itu membawahi seluruh umat beragama, sementara jabatan partai politik hanya untuk partai politiknya. Ketua Umum PPP tidak seharusnya menjadi Menteri Agama,” tegasnya.

(Rahmat Sahid/Koran SI/abe)

  • Abu nasywa » 0 Tanggapan
    ketika yang menjadi sandaran kerukunan/toleransi bukan i***m maka semuanya adalah semu dan akan menjadikan sengsara di akhirat
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.