tragedi sukhoi

Gelar dari Kerajaan Gowa untuk Anas Ditangguhkan

Andi Aisyah - Okezone
Rabu, 8 Februari 2012 11:32 wib
Anas Urbaningrum di tengah kader PD Gowa (Foto: okezone/Andi Aisyah)
Anas Urbaningrum di tengah kader PD Gowa (Foto: okezone/Andi Aisyah)

MAKASSAR - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urabiningrum batal mendapat gelar dari Kerajaan Gowa, Sulawesi Selatan, hari ini. Sebelumnya, Anas dijadwalkan menerima gelar itu bersamaan dengan pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat Gowa.

Ketua DPC PD Gowa Andi Maddusila Karaeng Ijo berencana menyematkan gelar Daeng Mammeta kepada Anas. Pemberian gelar itu sebagai bentuk dukungan kepada Anas untuk selalu tangguh menghadapi setiap masalah.

“Daeng Mammeta artinya Sang Pemenang. Gelar itu adalah milik Raja Gowa ke-10. Saya ini masih cucu Raja Gowa, sesuai silsilah yang ada,” tutur Maddusila kepada wartawan, Rabu (8/2/2012).

Namun karena pertimbangan keluarga, Maddusila menangguhkan pemberian gelar tersebut. Dia akan berembuk dengan keluarga besar keturunan Raja Gowa terlebih dahulu.

“Jika memungkinkan pemberian gelar itu akan diberikan di Istana Raja Gowa. Insya Allah dirangkaikan dengan deklarasi pasangan Ilham dan Aziz sebagai kandidat gubernur dan wakil gubernur dari Demokrat,” jelasnya.

Anas Urbaningrum hari ini melakukan kunjungan kerja di Makassar dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PD. Anas akan melantik Ketua DPC PD Gowa Andi Maddusila dan Ketua DPC PD Makassar Adi Rasyid Ali.

Kegiatan dilakukan di dua tempat berbeda. Acara pertama di Gedung Haji Bate, Jalan Tumanurung Sungguminasa Gowa.

Acara kedua di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani Makassar. Anas datang bersama tiga pengurus pusat PD lainnya.

(ton)

  • masnurcahyo sitepu » 0 Tanggapan
    syang koruptor diberi gelar karna duitnya ng kali
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sions » 0 Tanggapan
    Gelar kerajaan kok diobral untuk koruptor lagi emang dulu raja gowa suka korupsi kalau mau memberi gelar lihat-lihat dulu orangnya apa jasa anas untuk republik ini atau paling tidak untuk rakyat sulawesi selatan masih banyak yang lebih berjasa terhadap sulawesi selatan ketimbang si anas
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rakay » 0 Tanggapan
    Sayang skali gelar adat yg sharusnya sakral kl smp brsentuhan dgn dunia politik yg trkenal kotor.. Sy stuju kl itu sifatnya heroik.. Dan sy mrasa bung anas blm mjdi hero utk indonesia dmikian jg makassar hmmm
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.