JAKARTA - PT Bank Mutiara Tbk akan melihat track record investor asal Singapura atau Yawadwipa yang berencana akan membeli eks Bank Century itu.
Walau begitu, Direktur Utama Mutiara Maryono menyerahkan semuanya kepada LPS.
"Nanti kita lihat, di tentukan dari penawarannya, kita tidak bisa tentukan A, B dan C tapi ada beberapa kriteria, nanti yang menentukan LPS," kata dia ketika ditemui di Pasar Baru, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Diberitakan sebelumnya, Yawadwipa Companies, perusahaan asal Singapura, mengaku telah menyampaikan minat secara resmi kepada penasihat keuangan PT Bank Mutiara Tbk untuk mengakuisisi Bank tersebut dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Yawadwipa, sebuah perusahaan dari Singapura, yang pernah sukses mengakuisisi Bank BCA pada 2002 lalu menyatakan tertarik membeli 99 persen saham Bank Mutiara dari LPS. Yawadwipa bahkan berani menawarkan Rp6,75 triliun sesuai yang ditawarkan LPS.
(wdi)