JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita wirjawan menyangkal dirinya telah menyetujui investor asal Singapura, Yawadwipa untuk mengakuisisi Bank Mutiara.
"Siapa bilang (menyetujui investasi Yawadwipa). Tidak. Mereka tuh dulu tidak spesifik mengatakan mau
investasi apa. Mereka hanya mau melihat Indonesia, ini mau di-set up," ungkap Gita di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Menurut Gita, beberapa waktu lalu, dirinya bertemu dengan pengacara Yawadwipa dan membahas kondisi Indonesia.
"Tentunya saya sebagai kapasitas Kepala BKPM mempromosikan Indonesia. Itu saja, kita enggak ngomong aset A, B, c, D, E, kok," lanjut dia.
Namun, menurut Gita, siapapun yang akan berinvestasi di Indonesia akan dirangkul BKPM selama berniat untuk memajukan Indonesia.
"Pokoknya siapapun yang mau investasi di Indonesia kita rangkul. Selama mereka niatnya positif," tandasnya. (gna)
(rhs)