Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketidaktegasan Pemerintah Pemicu Tren Pilot Nyabu

Rizka Diputra , Jurnalis-Kamis, 09 Februari 2012 |07:05 WIB
Ketidaktegasan Pemerintah Pemicu Tren Pilot <i>Nyabu</i>
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI KH Abdul Hakim menyesalkan banyaknya pilot yang tertangkap mengonsumsi narkoba. Penggunaan narkoba dikalangan awak pesawat menurutnya sudah pada tahap mengkhawatirkan.
 
“Apalagi kasus terakhir mendapati pilot Syaipul Salam mengonsumsi narkoba hanya 3 jam sebelum terbang. Kondisi ini jelas sangat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, mengingat pilot termasuk pekerjaan yang memeras energi otak dan membutuhkan konsentrasi,” ujar dia kepada okezone, Rabu (8/2/2012) malam.

Abdul Hakim yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPR RI,  ini menambahkan, dirinya selaku salah satu penyusun Undang-undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan ini menilai, berulangnya kasus penangkapan pilot yang mengonsumsi narkoba ini akibat ketidaktegasan pemerintah dalam menerapkan regulasi, khususnya peraturan yang terkait dengan keselamatan penerbangan.
 
Dia mencontohkan, dalam setiap kasus penggunaan narkoba oleh awak pesawat, sanksi hanya diberikan kepada awak pesawat yang bersangkutan. Sementara, maskapai tempat awak pesawat bernaung tidak diberikan sanksi apapun. Padahal, lanjut Hakim, maskapai penerbangan juga berkewajiban untuk memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan.
 
“Sebagaimana diatur dalam pasal 98 UU No.1 tahun 2009 tentang Penerbangan, badan usaha angkutan udara terjadwal atau maskapai penerbangan wajib memenuhi standar keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Hakim.

"Jika pilotnya saja rajin mengkonsumsi narkoba dan maskapai tidak pernah melakukan uji berkala terhadap penyalahgunaan alkohol dan drug (obat-obat terlarang), bagaimana bisa dikatakan standar keselamatan dan keamanan sudah dipenuhi seperti amanat Undang-undang,” jelasnya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement