JAKARTA - Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan segera merelokasi warga di bantara sungai Ciliwung dari wilayah Kampung Melayu hingga Manggarai.
“Kita tadi melakukan rapat koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemprov DKI Jakarta. (Warga di ) bantaran sungai Ciliwung yang akan kita relokasi,” ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Agung mengatakan, ada sekira 1.185 bangunan di bantaran Sungai Ciliwung sepanjang Kampung Melayu-Manggarai. Penghuni bangunan tersebut, yang diperkirakan mencapai angka 10 ribu jiwa akan dipindahkan ke daerah Berlan, Matraman, Jakarta Pusat.
“Akan menggunakan dasar-dasar yang ada, termasuk undang-undang yang ada, pertanahan, peraturan daerah dan suatu metode pemindahan pemukiman dengan baik. Seluruh aspek dibahas secara menyeluruh. Akan dibangun pemukiman baru di Berlan sekitar 20 hektar lahan yang akan dibangun rumah susun sewa untuk warga bantaran Kali Ciliwung,” jelas Agung.
Agung juga mengatakan, Pemprov DKI Jakarta diberikan waktu selama 6 bulan untuk melakukan persiapan. Diharapkan dalam waktu tersebut, Pemprov telah merampungkan peralihan aset dan persiapan pembangunan rumah susun.
Guna melaksanakan program ini, pemerintah menyiapkan dana sekira Rp5 triliun hingga Rp6 triliun. “Diharapkan kalau bisa tahun ini (sudah dimulai) dan 2014 sudah selesai,” katanya.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.