tragedi sukhoi

Geram, Warga Bali Bikin Video Parodi Penganiayaan ABG

Rohmat - Okezone
Kamis, 9 Februari 2012 14:35 wib
Cuplikan video parodi penganiayaan ABG di Bali (Youtube)
Cuplikan video parodi penganiayaan ABG di Bali (Youtube)

DENPASAR - Setelah heboh video kekerasan anak baru gede (ABG) di Denpasar, Bali, kini muncul video yang diunggah di Youtube. Namun video kali ini adalah parodi kekerasan Geng Cewek Macho Performance (CMP) yang dimainkan sebuah teater di Denpasar.

Video ini dibuat oleh I Putu Gede Indra Parusha, seorang mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Para pelaku bukan para remaja perempuan, melainkan pria yang mengenakan baju perempuan. Mereka berakting layaknya aksi para anggota Geng CMP.

”Video ini saya buat dari rasa keprihatinan terhadap peristiwa kekerasan yang dilakukan anak-anak muda di Bali seperti dalam kasus Geng CMP,” kata Purusha, Kamis (9/2/2012).

Karena itu, Purusha mengumpulkan 12 anggota Teater KIni Berseri pada Selasa 7 Februari lalu dan membuat video sederhana menggunakan kamera telepon seluler. Lokasi yang dipilih adalah areal Kampus ISI di Denpasar sekira pukul 17.00 Wita.

Tidak perlu membuat naskah yang rumit, semua cerita diambil dari rentetan kisah dalam video kekerasan ABG. Hanya saja, agar bisa lebih menghibur dan ada unsur humornya ada beberapa adegan yang diganti, seperti sepeda motor diganti gerobak.

Demikian pula ada percakapan misalnya pada kalimat “Masih untung cabut rambutmu bukan cabut nyawamu” diubah menjadi "Untung cabut rambutnya dari pada kumisnya".

Lewat tayangan ini, Purusha mengimbau menghentikan segala tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Agar membuat penasaran orang, dia sengaja memberi judul videonya Video Pelecehan Seks Geng Nero di Bali.

”Saya ingin mengekspresikan atas fenomena sosial yang terjadi. Jika umumnya lewat seni pertunjukan mungkin hanya ditonton 400 orang saja, maka saya punya inisiatif mengekpresikan lewat dunia maya agar lebih banyak orang menonton,” jelas Purusha.

Meski baru diunggah pada Selasa 7 Februari malam, video parodi itu mendapat sambutan luar biasa di masyarakat. Hingga siang tadi sudah disaksikan hingga 19 ribu kali di Youtube dan 55 ribu kali di Twitvid.

(ton)

  • dewatu » 0 Tanggapan
    bagus sekali dan lucu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Akon ende flores » 0 Tanggapan
    azhikkk..........!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • April » 0 Tanggapan
    Ya Tuhan, kekerasan ABG ini sungguh mengiris hati saya, hal ini sangat mencoreng nama baik Bali. Apalagi, yang melakukan adalah gadis remaja yang baru saja gede, yang seharusnya memiliki rasa iba, memiliki pribadi yang lemah lembut. Namun di video ini terlihat para gadis yang penuh amarah dan sedikitpun tak memiliki rasa keibuan. Mereka tega menganiaya sahabat satu gank mereka. Dimana hati nurani mereka. Saran saya hendaknya, remaja sekarang belajar dari kejadian ini, sadarilah kita ini siapa, tak ada manusia yang sempurna yang tak luput dari sekarang. Remaja hendaknya memenuhi kewajiban di usianya yakni belajar, menuntut ilmu setinggi tingginya, dan tak lupa selalu berpegang, dan berpacu pada ajaran agama. Jika kita senantiasa dekat dengan Tuhan, Astungkara kita akan terhindar dari hal-hal yang negatif seperti kejadian ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.