tragedi sukhoi

Asal Tembak, 5 Polisi Dilaporkan Warga

Ziva Aditya - Okezone
Kamis, 9 Februari 2012 19:21 wib

LAMPUNG- Lima aparat Polsek Wonosobo Kabupaten Tanggamus Lampung dilaporkan warga karena melakukan penembakan tanpa mengikuti prosedur.

Mereka dilaporkan ke Propam Polda Lampung oleh  Sahroni (55) warga Tanggamus, karena tidak terima anaknya ditembak petugas tanpa keterangan yang jelas.Kedatangan Sahroni didampingi lima kerabatnya. Mereka yang dilaporkan masing-masing berinisial HT, YA, RS, JH, dan DE karena telah menembak Herwandi (24) anak Sahroni.

Menurut Sahroni, penembakan terhadap anaknya terjadi pada Jumat 3 Februari 2012 sekira pukul 23.00 WIB.

Saat itu, anaknya tengah menonton permainan karambol, lalu didatangi lima polisi yang membawa anaknya pergi. "Saat itu Herwandi ditangkap tanpa tuduhan apa-apa dan setelah ditengok di Polsek Wonosobo, di  kaki kanan anak saya sudah ada bekas peluru petugas," kata Sahroni Kamis (9/2/2012)

Kepadanya, Herwandi mengaku sebelum ditembak dirinya dibawa ke sebuah lapangan kemudian kakinya ditembak petugas. "Anak saya bilang ia dibawa ke sebuah lapangan, badannya ditidurkan, kemudian kakinya ditembak polisi," kata dia.

Kerabat Herwandi yang lain,  Asnawi (45), mengaku tindakan sewenang-wenang petugas Polsek Wonosobo, ditengarai terkait kasus pencurian tahun 2009.

Saat itu. kata dia, Herwandi yang sedang memecah batu di sungai Pekon Balak Wonosobo, Tanggamus menyaksikan kedatangan tiga pemuda desa setempat.  Ketiga orang itu  meminta uang Rp50 ribu kepada seseorang yang tengah mencuci motor di kali tersebut.

Setelah meminta uang ketiganya meminjam motor, untuk membeli minuman, namun motor yang dipinjam ternyata dibawa kabur.

Dua hari kemudian para pelaku lanjut dia, datang ke lokasi tempat Herwandi biasa melakukan aktivitasnya memecah batu di kali Pekon Balak Tanggamus dan meminta Herwandi untuk bungkam atas perbuatan yang dilakukan pada dua hari lalu.  Mereka juga memberi Herwandi uang sebesar Rp300 ribu

"Kami menduga uang Rp 300 ribu yang diberikan pelaku itulah, yang membuat Herwadi diamankan dan ditembak. Kami hanya minta keadilan karena belum ada putusan pengadilan kalau Herwandi terbukti dan salah dalam pencurian itu," kata Asnawi.

Sementara itu, Kapolres Tanggamus AKBP Bayu Aji mengaku tindakan dugaan penembakan yang dilakukan anak buahnya terhadap Herwandi sudah sesuai prosedur. "Herwandi ditembak karena melawan petugas," kata dia.

Menurut dia, Herwandi terlibat pencurian motor, berdasarkan pengakuan dua dari tiga tersangka yang sudah tertangkap sebelumnya.

Terkait pengaduan terhadap lima anak buahnya ke Propam Polda Lampung, Bayu mempersilakan keluarga korban untuk menempuh jalur hukum.
(ugo)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.