tragedi sukhoi

Pemerintah Bohongi Publik Soal Anggaran Pesawat Presiden

Susi Fatimah - Okezone
Jum'at, 10 Februari 2012 14:21 wib
Pesawat Kepresidenan (Foto: Repro Susi/Okezone)
Pesawat Kepresidenan (Foto: Repro Susi/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementrian Sekretariat Negara (Kemensekneg) dianggap membohongi publik dengan menaikan anggaran pembelian pesawat khusus kepresidenan yang semula diajukan ke DPR senilai USD85 juta kemudian meningkat menjadi USD91,2 juta.
 
“Yang ditawarkan ke DPR USD85 juta, tapi sekarang naik menjadi USD91 juta. Gila nih,” ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, dalam pesan singkatnya kepada okezone, Jumat (10/2/2012).
 
Menanggpi hal itu, Kepala  Biro Tata Usaha dan Humas Kementerian Sekretariat Negara Sugiri membantah. Menurut Sugiri ada kesalahpahaman di public mengenai harga pesawat kepresidenan tersebut.
 
“USD58 juta itu baru Green Aircraft saja, ada anggapan bahwa USD58 juta itu sudah semua, padahal tidak masih ada cabin interior USD27 dan security system USD4,5 juta dan totalnya USD9,1 juta itu,” papar Sugiri kepada okezone, Jumat (10/2/2012).
 
Sebelumnya, Sekretaris Kementrian Sekretariat Negara, Lambok Nahatan, mengatakan dalam jumpa pers di kantornya Kamis, 9 Februari mengakui adanya kesalahan dari pihaknya yang kurang menjelaskan kepada publik mengenai jumlah anggaran tersebut.
 
“Jumlah awal menyatakan tahun lalu itu sebenarnya hanya untuk Green Aircraft, pesawat tanpa perabotan didalamnya. Kita mungkin belum menjelaskan masalah ini dengan benar dan orang sekarang memiliki persepsi yang salah tentang hal itu,” kata Lambok. (sus)    

(ahm)

  • fransiska manao » 0 Tanggapan
    dah tw mutu pendidikan masih d bawah,,.., masih ja publik suka di bohongin........ jgan heran bahwa publik selalu berontak dngan hal2 yg d anggap menakjubkan di lakukan oleh pemerintah, tidak di sukai ............negara yang menjamin kesahteraan toh masih da kemiskinan......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lena » 0 Tanggapan
    Yahhhh paling paling korupsi lagi. Ga heran lagi dahhh
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dani » 0 Tanggapan
    selalu diputer2 biar rakyat bingung, ada aja alasannya. dasar kadal.............
    Beri Tanggapan Laporkan
  • menyoh » 0 Tanggapan
    enak ea nanti keliling dunia jha ge ..... pke ilmu aji mumpung ga ni presiden kita ........ ntr ge pilpres dah pasti g' jd calon ge so di ujung jabatan berfoya2 dulu ...... dasar sama jha semua pemimpin kita g' da yang bs di percya ...... klo org krecil berontak di bilan penghianat pdhl penghianat sesungguhnya ada dalam istana ...........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ibu Sulastri » 0 Tanggapan
    Rakyat dicekik dengan berbagai macam pajak, beras mahal, sembako mahal....apalagi pendidikan yang biayanya selangit membuat rakyat tak pernah bisa hidup tenang. Eh...dapat pinjaman uang saja kok dibelikan pesawat. Yang mau pesawat Pak SBY atau orang2 di sekitarnya ya? Indonesia sdh dikenal kebobrokannya tak perlu ditutupi dengan ditutupi dg membeli pesawat ya sama saj......
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.