JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang pimpinan dan sekretariat Badan Anggaran DPR. Sekira enam penyidik masih menyisir sejumlah berkas dokumen yang tersimpan di ruangan Banggar.
Wakil Ketua Banggar DPR Tamsil Linrung mengaku tidak mengetahui penggeledahan ini. Tamsil belum menerima informasi penggeledahan dilakukan terkait perkara tertentu yang ditangani KPK.
"Kita enggak tahu. Kalau pembongkaran begitu enggak harus kasih informasi," kata Tamsil kepada wartawan, Jumat (10/2/2012).
Kendati begitu, Tamsil menegaskan pimpinan Banggar tidak mempersoalkan penggeledahan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB itu. "Kita enggak masalah. Kita pimpinan Banggar siap diperiksa kalau memang dibutuhkan," ujar dia.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari KPK terkait penggeledahan ini. Pimpinan KPK dan juru bicara Johan Budi belum menjawab pesan singkat yang dikirim okezone. Seperti diketahui KPK saat ini tengah mengkaji proyek ruang Banggar senilai Rp20,3 miliar. Selain itu, KPK juga tengah menyidik kasus suap Wisma Atlet SEA Games yang kerap dikaitkan dengan Badan Anggaran.
Dalam kasus lain, KPK menyidik kasus penerimaan suap dalam pembahasan anggaran Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) dengan tersangka anggota Banggar DPR Wa Ode Nurhayati.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.