tragedi sukhoi

Din: Konflik Atas Nama Agama Harus Dihindari

Rizka Diputra - Okezone
Minggu, 12 Februari 2012 10:18 wib
Din Syamsudin (Foto: Koran SI)
Din Syamsudin (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Puncak perayaan Pekan Kerukunan Antar-Umat Beragama (World Interfaith Harmony Week) 2012 hari ini digelar di auditorium Gedung Nusantara IV, kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta.
 
Acara bertujuan menanamkan semangat toleransi untuk menciptakan kerukunan umat beragama di dunia termasuk di Indonesia yang belakangan marak terjadi konflik bernuansa SARA.

“Pada hari ini puncak perayaan makna simbolik bisa kita sampaikan pesan untuk kerukunan di seluruh umat beragama di pelosok Tanah Air agar hidup dalam kerukunan damai,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Minggu (12/2/2012).

Din menambahkan, konflik berlatar belakang agama sedini mungkin harus dihindari. Siapa pun pasti menginginkan terciptanya perdamaian.

“Ketegangan konflik atas nama agama harus dapat dhindari. Masalah konflik ini banyak terjadi tapi kami tidak akan putus asa. Oleh karenanya tema pada hari ini ialah Harmoni untuk NKRI," tutur Din.

Acara ini rencananya juga akan dihadiri Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPD Irman Gusman, dan tokoh lintas agama lainnya.

(ton)

  • Fei » 0 Tanggapan
    Pak, sudah bukan rahasia lagi. Orang hanya menggunakan agama untuk memikat orang banyak. Agama hanya dijadikan pembenaran, dan kekuatan untuk mencapai cita-cita orang atau kelompok tertentu. Hidup beragama tidak lagi hidup dalam ketentraman dan kedamaian, tetapi hidup dalam rasa curiga, rasa benci, dan rasa ingin menguasai.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tk bloon » 0 Tanggapan
    semuanya bohong bersilat lidah semua terutama tokoh dan ulama i***m lihat itu g****a dipersoalkan .. adakah pernah m****d dipersoalkan di negeri ini.. jangan omdo.. berbicara selalu damai tapi tindakannya tidak klu bagi yg tdk sama.. keyakinan
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.